Alaku
Alaku

Gara-Gara Tatapan Sinsis, Pria di Rejang Lebong Tega Hantam Ayah Sambung Hingga Tewas!

Rejang Lebong – pena-serawai.com
24 Oktober 2025 — Satuan Reserse Kriminal Polres Rejang Lebong mengungkap kasus penganiayaan berujung kematian yang dilakukan oleh seorang pria terhadap ayah sambungnya sendiri di wilayah Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong.

Pelaku diketahui bernama Yogi Ardiansah (26), warga Kelurahan Pasar Padang Ulak Tanding, yang tidak memiliki pekerjaan. Ia ditangkap pada Rabu, 15 Oktober 2025, dan resmi ditahan sejak 16 Oktober 2025 setelah menganiaya Muhammad Bambang (46), seorang wiraswasta yang juga ayah sambungnya.

Menurut keterangan kepolisian, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 15 Oktober 2025 pukul 17.55 WIB di rumah pelaku. Saat itu, Yogi yang baru pulang dari bepergian beristirahat di kasur di tengah rumah, sementara korban berjalan mondar-mandir sambil menatap pelaku dengan pandangan sinis. Sikap korban tersebut memicu emosi Yogi hingga terjadi pertengkaran.

Ketika korban keluar rumah, pelaku mengikuti dan melihat sebatang balok kayu di sekitar pintu rumah. Tanpa berpikir panjang, pelaku mengambil balok tersebut dan memukulkannya ke arah korban. Akibat pukulan keras itu, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia.

Kasus ini disampaikan dalam press release yang digelar di Aula Polres Rejang Lebong pada Jumat, 24 Oktober 2025, dipimpin oleh Kabag Ops AKP George Rudianto, didampingi Kasi Humas AKP Sinar Simanjuntak.

“Pelaku telah kami amankan bersama barang bukti berupa balok kayu yang digunakan untuk melakukan penganiayaan. Pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.” ujar AKP George Rudianto.

Himbauan dari Polres Rejang Lebong
Dalam kesempatan tersebut, Polres Rejang Lebong juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menjaga emosi dan menghindari tindakan kekerasan dalam menyelesaikan persoalan keluarga maupun masalah pribadi.

“Setiap masalah sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin dan musyawarah. Jangan sampai emosi sesaat menghilangkan nyawa orang lain dan menghancurkan masa depan sendiri,” tegas AKP Sinar Simanjuntak.

Laporan: Salman – MG
Editor: Redaksi Pena Serawai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page