Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Kodim 0409/Rejang Lebong di Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki hari ke-27, Selasa (10/3/2026), seluruh sasaran kegiatan baik fisik maupun nonfisik dilaporkan telah mencapai 100 persen.
Program TMMD ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pada sasaran fisik, pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas utama telah selesai seluruhnya. Kegiatan tersebut meliputi:
• Pembukaan jalan baru sepanjang 4,167 kilometer dengan lebar 8 meter yang telah mencapai 100 persen.
• Pengerasan jalan sepanjang 1,250 kilometer dengan lebar 4 meter juga telah rampung 100 persen.
Pembangunan jalan ini diharapkan dapat membuka akses transportasi masyarakat, memperlancar mobilitas hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga di Desa Seguring dan sekitarnya.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD Ke-127 juga menitikberatkan pada peningkatan wawasan dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik yang seluruhnya telah terlaksana 100 persen, di antaranya:
• Pelayanan kesehatan masyarakat
• Donor darah
• Penyuluhan wawasan kebangsaan
• Penyuluhan bela negara
• Penyuluhan hukum
• Penyuluhan pertanian
• Penyuluhan bahaya narkoba
• Penyuluhan kerukunan antarumat beragama
• Penyuluhan pencegahan stunting
• Penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
• Pelayanan Posyandu dan Posbindu
• Pemutaran film perjuangan untuk masyarakat
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, hukum, serta memperkuat nilai kebangsaan.
Pada program unggulan TNI AD, beberapa kegiatan strategis juga telah rampung seluruhnya, antara lain:
• Pembuatan sumur bor sebanyak 6 titik, seluruhnya selesai 100 persen.
• Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit, juga telah selesai 100 persen.
• Rehabilitasi jembatan, yang kini telah dapat dimanfaatkan masyarakat secara maksimal.
Program ini memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam penyediaan akses air bersih dan hunian yang lebih layak.
Kegiatan TMMD Ke-127 ini melibatkan 181 personel gabungan, terdiri dari:
• TNI AD : 126 orang
• TNI AL : 10 orang
• Polri : 10 orang
• Mahasiswa : 15 orang
• Masyarakat : 20 orang
Kolaborasi ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.
Selama pelaksanaan kegiatan, kondisi cuaca di lokasi TMMD tercatat cerah pada pagi hari, sementara siang hingga sore hari diguyur hujan. Meski demikian, kegiatan tetap berjalan lancar.
Hingga saat ini situasi di wilayah pelaksanaan TMMD terpantau aman dan terkendali, serta tidak terdapat kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.
Melalui program TMMD ini diharapkan pembangunan di wilayah pedesaan semakin merata, sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan daerah. (Salman)














