Bengkulu Utara, Pena-serawai.com – Peristiwa tragis menimpa seorang warga Desa Tanjung Dalam, Dusun 3 RT 4, Kabupaten Bengkulu Utara. Seorang pria bernama Heri dilaporkan hanyut saat menyeberangi aliran Sungai Ulu Sebelat, Rabu (18/3/2026).
Kejadian tersebut terjadi ketika korban bersama rekannya, Jito, hendak menyeberangi sungai untuk mencari burung. Namun nahas, saat proses penyeberangan berlangsung, Heri diduga kehilangan keseimbangan dan terseret derasnya arus sungai.

Rekan korban, Jito, berhasil selamat dan langsung bergerak cepat mengabari pihak keluarga korban untuk meminta bantuan pencarian.
“Kami menyeberang sungai ini bersama untuk mencari burung. Saya berhasil menyeberang, tapi Heri hanyut. Saya langsung menghubungi keluarganya agar segera mendapat bantuan,” ujar Jito saat menjelaskan kronologi kejadian.
Upaya pencarian telah dilakukan oleh warga setempat sejak pukul 10.00 WIB hingga saat ini. Namun, korban belum berhasil ditemukan. Warga secara swadaya menyisir aliran sungai dengan harapan korban segera ditemukan.
Saat ini, fokus pencarian dipusatkan di aliran Sungai Sebelat bagian hilir, tepatnya di kawasan PLG (Pusat Latihan Gajah) Sebelat, yang diduga menjadi titik kemungkinan korban terbawa arus.
Hingga berita ini diturunkan, tim pencarian dan pertolongan (SAR) resmi belum tiba di lokasi. Keterlambatan ini diduga dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas menjelang Hari Raya Idul Fitri, yang menyebabkan respons bantuan menjadi terhambat.
Pihak keluarga dan masyarakat setempat sangat berharap agar tim SAR segera turun ke lokasi untuk memperluas area pencarian dan mempercepat proses evakuasi.
Situasi di lokasi kejadian masih dipenuhi rasa cemas dan harap, sementara warga terus berjibaku melakukan pencarian secara manual di tengah derasnya arus sungai. (SS)
(Redaksi Pena-serawai.com)














