Alaku
Alaku

PELAJAR 16 TAHUN HILANG DI REJANG LEBONG, PERGI DARI RUMAH USAI DIMARAHI ORANG TUA

Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Warga Desa Karang Baru, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, digemparkan dengan laporan hilangnya seorang pelajar yang hingga kini belum kembali ke rumah sejak beberapa hari terakhir.

Peristiwa tersebut dilaporkan pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB ke pihak kepolisian setempat. Orang tua korban mendatangi Polsek Padang Ulak Tanding untuk melaporkan anaknya yang tidak kunjung pulang.

Korban diketahui bernama SFJ Al Gatan (16), seorang pelajar, warga Desa Karang Baru. Ia lahir di Air Apo pada 6 Maret 2010. Laporan kehilangan ini disampaikan langsung oleh ayahnya, Usin (32), yang berprofesi sebagai petani.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir terlihat pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB saat meninggalkan rumah. Diduga, ia pergi setelah dimarahi orang tuanya karena menjual beras sebanyak 10 kilogram tanpa izin.

Ciri-ciri korban saat terakhir terlihat di antaranya memiliki tinggi badan sekitar 155 cm, berkulit hitam, dan berambut pendek. Saat pergi, korban mengenakan baju hitam, celana pendek hitam, serta membawa sebuah tas berwarna hitam.

Hingga saat ini, pihak keluarga masih terus berupaya mencari keberadaan korban dengan mendatangi teman-teman serta kerabat terdekat. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Sementara itu, pihak Polsek Padang Ulak Tanding telah menerima laporan resmi dan mulai melakukan langkah-langkah penanganan awal, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait serta memantau perkembangan informasi di lapangan.

Masyarakat Desa Karang Baru juga turut bergerak cepat dengan menyebarluaskan informasi dan identitas korban melalui media sosial, berharap ada warga yang mengetahui atau melihat keberadaan pelajar tersebut.

Pihak keluarga sangat berharap bantuan dari masyarakat luas. Bagi siapa saja yang mengetahui keberadaan korban, diminta segera menghubungi pihak keluarga atau aparat kepolisian terdekat.

Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat usia korban yang masih di bawah umur dan rentan terhadap berbagai risiko di luar pengawasan keluarga. Aparat dan warga kini terus bersinergi dalam upaya pencarian agar korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. (Salman)

Sumber : Humas polres rejang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page