Alaku
Alaku

Polres Rejang Lebong Kawal Ibadah Sabtu Malam di Dua Gereja, Situasi Aman Kondusif

REJANG LEBONG, Pena-serawai.com – Personel Polres Rejang Lebong bersama jajaran Polsek terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan rasa aman bagi seluruh umat beragama. Pada Sabtu malam (11/04/2026), puluhan personel polisi diterjunkan secara serentak untuk mengamankan pelaksanaan Ibadah Sabtu Malam di sejumlah gereja wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Kegiatan pengamanan ini menyasar dua lokasi utama yang melaksanakan ibadah raya, yakni Gereja Kristen Injil Indonesia (GKII) Curup dan Gereja Katolik Paroki St. Stephanus Martir Curup. Langkah preventif ini diambil untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan khidmat, tertib, dan bebas dari segala bentuk gangguan keamanan (kamtibmas).

Berdasarkan laporan lapangan, berikut adalah situasi terkini di kedua lokasi ibadah:

1. Gereja Kristen Injil Indonesia (GKII) Curup

* Lokasi: Jl. Dr. Sutomo, Pasar De, Kelurahan Jalan Baru, Kec. Curup.

* Waktu: 19.00 WIB s.d. selesai.

* Pimpinan Ibadah: DKN. Yoel Sutrisno.

* Tema Khotbah: “Ibadah Muda-Mudi”.

* Antusiasme Jemaat: Sekitar 25 orang hadir mengikuti ibadah dengan penuh semangat.

* Pengamanan: Dijaga oleh 3 personel dipimpin langsung oleh IPDA Holidi, S.H.

2. Gereja Katolik Paroki St. Stephanus Martir Curup

* Lokasi: Jl. DI. Panjaitan, Kelurahan Talang Benih, Kec. Curup.

* Waktu: 18.30 WIB s.d. selesai.

* Pimpinan Ibadah: BP. V. Siswoyo & BP. B. Murdiyanto.

* Tema Khotbah: “Semakin Saleh dan Manusiawi.”

* Antusiasme Jemaat: Sekitar 75 orang memadati gereja untuk mengikuti misa.

* Pengamanan: Dijaga oleh 3 personel di bawah komando IPDA Holidi, S.H.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H.. melalui Kasi Humas AKP M. Hasan Basri, S.H., menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya dilakukan di dalam area gereja, tetapi juga mencakup lingkungan sekitar. Strategi yang diterapkan meliputi:

* Patroli Preventif: Melakukan pengecekan rutin di lokasi dan titik-titik rawan untuk mencegah ancaman potensial.

* Sterilisasi Area: Memastikan area parkir dan akses masuk gereja steril dari objek mencurigakan, termasuk pengecekan kendaraan jemaat.

* Rekayasa Lalu Lintas: Personel lalu lintas ditempatkan di titik strategis untuk mengatur arus kendaraan, mencegah kemacetan, dan memudahkan akses bagi jemaat yang datang maupun pulang.

“Tujuan utama kami adalah memberikan rasa tenang kepada para jemaat agar dapat fokus beribadah tanpa ada rasa khawatir. Kehadiran polisi di sini adalah simbol bahwa negara melindungi hak setiap warga negara untuk beribadah sesuai keyakinannya.

Hasil monitoring hingga berakhirnya ibadah menunjukkan situasi yang sangat kondusif. Tidak terdapat laporan gangguan keamanan, keributan, maupun insiden lainnya di kedua lokasi. Para jemaat menyambut positif kehadiran personel Polri yang dinilai humanis dan sigap.

Dengan terlaksananya pengamanan ini, Polres Rejang Lebong kembali membuktikan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat (Presisi), serta memperkuat tali persaudaraan antarumat beragama di Bumi Sejang Seramat. Ujar Hasan Basri. (Salman)

Sumber : Humas Polres Rejang Lebong.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page