Lebong, Pena-serawai.com – Semangat pengabdian kembali ditunjukkan jajaran TNI di tengah musibah banjir yang melanda Kabupaten Lebong. Jika biasanya bertugas di medan tempur, kali ini puluhan prajurit Kodim 0409/Rejang Lebong turun langsung ke “medan bakti” membantu warga membersihkan sisa lumpur dan material banjir yang melumpuhkan sejumlah wilayah sejak 7 Mei 2026 lalu.
Sebanyak 50 personel Kodim 0409/Rejang Lebong diterjunkan dalam aksi gotong royong pembersihan di Desa Pelabuhan Talang Liak dan Desa Talang Liak II, Rabu (13/5/2026). Dengan mengenakan seragam loreng, para prajurit tampak berjibaku mengeruk lumpur tebal, membersihkan saluran air, hingga menyingkirkan puing-puing yang menutup akses jalan warga.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Danramil 409-02/Lebong Selatan, Kapten Jhon Hery. Dalam pelaksanaannya, personel dibagi menjadi dua tim guna mempercepat proses pemulihan di titik-titik terdampak banjir.
“Dari TNI ada sekitar 50 personel yang diterjunkan. Selain itu, ada juga dukungan dari Polri, OPD, dan masyarakat yang bersama-sama melakukan pembersihan,” ujar Kapten Jhon Hery di sela kegiatan gotong royong.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terlihat kuat di lapangan. Mereka bahu-membahu membersihkan jalan yang tertutup material banjir serta membuka kembali saluran parit yang tersumbat agar aliran air kembali normal.

Fokus utama pembersihan saat ini diarahkan pada infrastruktur umum yang menjadi akses vital masyarakat. Sementara untuk rumah warga, tempat ibadah, dan fasilitas sekolah, proses pembersihan telah lebih dahulu diselesaikan.
Kapten Jhon Hery menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan bhakti sosial TNI kepada masyarakat, sebagaimana arahan Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada.
“Walaupun hasilnya belum 100 persen, kami tetap berupaya semaksimal mungkin agar dampak banjir segera teratasi dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” tegasnya.
Dari lumpur setinggi mata kaki hingga saluran air yang kembali mengalir lancar, semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh elemen menjadi bukti bahwa pemulihan pascabanjir bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.
Kebersamaan dan kepedulian yang terbangun di tengah bencana pun menjadi harapan baru bagi masyarakat Lebong untuk segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal. (SALMAN)














