Rejang Lebong, Pena-Serawai.com – Bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Curup ke-146, Himpunan Masyarakat Batak Bersatu (HMBB) Kabupaten Rejang Lebong resmi menggelar Pengukuhan Pengurus Periode 2026–2029 di Gedung Olahraga (GOR) Curup, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan tersebut menjadi ajang silaturahmi besar masyarakat Batak yang berdomisili di Kabupaten Rejang Lebong. Pengukuhan dilaksanakan berdasarkan Akta Notaris HMBB serta Surat Keputusan Ketua HMBB Kabupaten Rejang Lebong tentang penetapan kepengurusan periode 2026–2029.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H., Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., yang juga bertindak sebagai Pelindung HMBB Rejang Lebong. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tamu kehormatan dan unsur Forkopimda, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa pembukaan, laporan ketua panitia, hingga prosesi puncak berupa pengukuhan pengurus HMBB periode 2026–2029 yang dilakukan langsung oleh Plt Bupati Rejang Lebong.
Ketua Panitia Pelaksana, S. Simanjuntak, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga acara dapat berjalan lancar.

Menurutnya, kepengurusan baru HMBB memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga persatuan masyarakat Batak, melestarikan budaya leluhur, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Rejang Lebong.
“Pengukuhan ini bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan amanah besar untuk terus merawat persaudaraan, melestarikan budaya, dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Rejang Lebong. Kami berkomitmen agar HMBB tetap menjadi organisasi yang positif, produktif, dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” ujar S. Simanjuntak.

Dalam kesempatan tersebut, S. Simanjuntak juga menyampaikan aspirasi masyarakat Batak yang beragama Nasrani terkait pembangunan akses jalan menuju sejumlah lokasi pemakaman, yakni pemakaman HKBP dan GKII di Desa Jambu Keling serta pemakaman Katolik di Tanjung Beringin.
“Atas permohonan dari masyarakat Batak yang beragama Nasrani, saya mewakili sebuah harapan kiranya Pak Plt Bupati Hendri dapat mempertimbangkan usulan pembangunan jalan menuju pemakaman. Mengingat kondisi jalan yang ada saat ini sudah selayaknya untuk dibangun. Semoga tahun ini dapat direalisasikan,” harapnya.

Kepengurusan HMBB Rejang Lebong periode 2026–2029 sendiri terdiri dari unsur pelindung, penasihat, pembina, pengurus harian, serta berbagai bidang kerja yang mencakup adat istiadat, humas, perlengkapan, olahraga, peranan wanita, seni budaya, organisasi dan pendidikan, kesehatan, hukum, pemerintahan, dokumentasi, agama, keamanan, hingga bidang usaha.
Selain prosesi pengukuhan, kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan seni budaya Batak berupa tarian Tor-Tor dari berbagai sub-etnis Batak, seperti Toba, Mandailing, Pakpak, Simalungun, Karo, dan Tapanuli Selatan. Penampilan tersebut menjadi simbol kuat pelestarian budaya sekaligus mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Rejang Lebong.

Melalui kepengurusan yang baru, HMBB Rejang Lebong diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan program kerja secara efektif, aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah, foto bersama, serta penyampaian ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan mendukung suksesnya kegiatan tersebut. (Salman)
Redaksi : Pena-Serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat














