Alaku
Alaku

Pemdes Duku Ilir Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Cegah dan Percepat Penurunan Stunting

Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Duku Ilir, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, menggelar Rembuk Stunting sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka stunting di tingkat desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Duku Ilir, Kamis (30/7/2026) pukul 10.15 WIB, dengan melibatkan unsur pemerintah, tenaga kesehatan, dan berbagai elemen masyarakat.

Rembuk Stunting dihadiri oleh Camat Curup Timur Helvin Elkadarido, S.E., Kepala Desa Duku Ilir Ali, Babinsa, Kepala Puskesmas Kampung Delima beserta staf, Ketua dan Anggota BPD, Ketua PKK, Ketua PKM beserta anggota, Kader KB, Ketua Pokja II, Linmas, serta sejumlah tokoh masyarakat dan peserta lainnya.

Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus menyusun langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Selain itu, forum ini menjadi wadah untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat serta menyepakati program prioritas yang akan dilaksanakan di desa.

Kepala Desa Ali menyampaikan bahwa Rembuk Stunting merupakan agenda penting dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil, balita, serta pemenuhan gizi keluarga.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh pihak agar upaya pencegahan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Camat Curup Timur Helvin Elkadarido, S.E. mengapresiasi pelaksanaan Rembuk Stunting yang digelar Pemdes Duku Ilir. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mempercepat penurunan angka stunting.

Ia berharap seluruh program yang disepakati dapat direalisasikan secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Kepala Puskesmas Kampung Delima memaparkan pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara rutin, pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, serta pemantauan tumbuh kembang balita.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu dan fasilitas kesehatan agar setiap potensi gangguan pertumbuhan anak dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.

Pendamping Desa menjelaskan bahwa hasil Rembuk Stunting akan menjadi salah satu dasar penyusunan program prioritas desa, sehingga kegiatan pencegahan stunting dapat diintegrasikan dalam perencanaan pembangunan desa dan didukung melalui penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar program percepatan penurunan stunting dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Duku Ilir menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program nasional percepatan penurunan stunting dengan memperkuat koordinasi lintas sektor serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan keluarga.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh antusiasme, serta diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk terus bersinergi dalam mewujudkan generasi Desa Duku Ilir yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting. (Salman)

Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page