KEPAHIANG, PENA-SERAWAI.COM — Wakil Bupati Kepahiang Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., secara resmi melaunching penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah Republik Indonesia untuk masyarakat Kabupaten Kepahiang. Kegiatan berlangsung di Gudang Bulog Jalur 2, Durian Depun, Kabupaten Kepahiang, pada Sabtu (15/8/2026).
Launching penyaluran bantuan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, TNI, Polri, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kepahiang, jajaran pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat penerima manfaat.
Pimpinan Cabang Bulog Rejang Lebong, Dian Zahcriani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Kepahiang memperoleh alokasi bantuan pangan beras untuk periode Juli-September 2026 sebanyak 566.970 kilogram yang diperuntukkan bagi 18.899 penerima manfaat.
Dian meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang, TNI, Polri, camat hingga kepala desa agar proses distribusi berjalan tertib, lancar dan tepat sasaran. Ia juga memastikan beras yang disalurkan berasal dari Badan Pangan Nasional dan telah melalui pengecekan kualitas sehingga layak dikonsumsi.
“Apabila di lapangan ditemukan beras rusak atau jumlahnya kurang, segera laporkan kepada petugas kami,” ujarnya.
Sementara itu, Wabup Kepahiang Ir. H. Abdul Hafizh menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan program Pemerintah Republik Indonesia, sedangkan pemerintah daerah berperan membantu memastikan bantuan diterima masyarakat yang memang berhak.
“Ini bantuan dari Pemerintah RI. Jadi kita di daerah hanya menyalurkan agar sampai kepada masyarakat yang berhak,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup menekankan dua hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh pihak dalam proses penyaluran, yakni akurasi data penerima dan kualitas bantuan.
Menurutnya, data penerima telah disesuaikan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan dipadankan dengan data kependudukan Dukcapil. Karena itu, camat dan kepala desa diminta memastikan tidak terjadi penerima ganda maupun pemberian bantuan kepada pihak yang tidak memenuhi kriteria.
“Saya minta Kades dan Camat dibantu Polsek dan Koramil. Jangan sampai ada data dobel. Jangan sampai yang tidak berhak menerima justru menerima. Apalagi kalau masih membawa unsur politik dan sentimen lama. Itu tidak boleh lagi,” tegas Abdul Hafizh.
Selain persoalan data, Wabup juga meminta masyarakat dan petugas memperhatikan kualitas beras yang diterima. Jika ditemukan beras rusak atau jumlahnya tidak sesuai, masyarakat diminta segera menyampaikan laporan kepada petugas terkait agar dapat ditindaklanjuti.
“Berasnya sudah kami cek dan kualitasnya bagus. Kalau ada yang rusak atau kurang, langsung laporkan ke petugas. Jangan difoto di media sosial baru diviralkan,” ujarnya.
Usai sambutan, Wabup bersama unsur Forkopimda secara simbolis melepas keberangkatan truk yang membawa bantuan pangan untuk didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat di wilayah Kabupaten Kepahiang.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis. Anggota TNI dari Kodim 0409 menyerahkan langsung karung beras seberat 10 kilogram kepada warga penerima.
Keterlibatan pemerintah daerah, TNI, Polri, DKP dan Perum Bulog dalam proses distribusi tersebut diharapkan mampu memastikan bantuan tersalurkan secara tertib, transparan dan tepat sasaran.
Dengan jumlah bantuan mencapai 566.970 kilogram beras untuk 18.899 penerima manfaat, Pemkab Kepahiang berharap program bantuan pangan dari pemerintah pusat tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat.
Data Penyaluran Bantuan Pangan:
• Jumlah beras: 566.970 kilogram
• Penerima: 18.899 KK
• Periode: Juli-September 2026
• Lokasi launching: Gudang Bulog Jalur 2 Durian Depun, Kepahiang
• Sumber: Pemerintah RI melalui Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog
Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat














