REJANG LEBONG, PENA-SERAWAI.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong memastikan diri turut ambil bagian dalam Gebyar Semarak Merah Putih yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 10 November 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut akan digelar melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, dengan melibatkan masyarakat serta berbagai komunitas seni dan budaya.
Hal tersebut disampaikan PLT Bupati Rejang Lebong, H. Hendri Praja, saat menghadiri Festival Budaya Nusantara dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Kesambe Lama, Kecamatan Curup Timur, Sabtu (22/8/2026).

Dalam kesempatan itu, PLT Bupati mengajak masyarakat Rejang Lebong, khususnya para pelaku seni dan komunitas yang selama ini aktif meramaikan berbagai kegiatan daerah, untuk ikut ambil bagian dalam Gebyar Semarak Merah Putih.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana perayaan yang lebih meriah sekaligus menampilkan keberagaman kreativitas dan budaya daerah.
“Untuk memenuhi harapan masyarakat, kami mengundang saudara-saudara sekalian, khususnya tim sound horek, tim karnaval dan tim jadulan untuk dapat berpartisipasi pada acara tersebut,” ungkap Hendri.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Hidayatullah, yang dipercaya Bupati untuk membantu menyukseskan kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap berbagai agenda daerah selama ini cukup tinggi.

Ia menilai, kegiatan tingkat kabupaten maupun provinsi harus mampu menjadi ruang terbuka bagi seluruh masyarakat untuk berpartisipasi tanpa membedakan asal desa maupun kecamatan.
“Kita berharap ke depan, dengan adanya acara di tingkat provinsi maupun kabupaten, masyarakat secara utuh tanpa membedakan desa atau kecamatan bisa ikut. Sehingga lebih menyemarakkan dan memberikan tontonan sekaligus menampilkan kreasi-kreasi yang menonjolkan kebudayaan di hadapan masyarakat,” ujarnya.

Hidayatullah menambahkan, berdasarkan informasi dari Dinas Pariwisata serta arahan Bupati Rejang Lebong, rangkaian Gebyar Semarak Merah Putih pada November mendatang juga akan diwarnai kegiatan serupa di tingkat kabupaten dengan mengusung tema Karnaval Budaya Nusantara.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mengangkat potensi adat, budaya, seni dan kreativitas masyarakat Rejang Lebong kepada khalayak yang lebih luas.
Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Intinya, dengan acara seperti ini bukan hanya menunjukkan acara formalitas saja. Pertama, mengangkat adat dan budaya lokal. Kedua, menunjukkan kreasi dan kreativitas masyarakat. Yang paling penting adalah membangkitkan semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat yang ada di daerah kita,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi pemerintah dan partisipasi masyarakat, Gebyar Semarak Merah Putih diharapkan menjadi panggung besar bagi kreativitas masyarakat sekaligus momentum untuk semakin menggemakan keberagaman budaya Rejang Lebong dan Bengkulu. (Salman)













