Alaku
Alaku

PERTALITE LANGKA DI BENGKULU, PENGUSAHA TRAVEL MENJERIT: ANTREAN BERJAM-JAM, PENUMPANG IKUT SEPI!

Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite, di sejumlah wilayah Bengkulu mulai dikeluhkan masyarakat, termasuk para pelaku usaha travel yang terdampak langsung akibat sulitnya mendapatkan BBM.

Keluhan tersebut disampaikan Az, salah seorang pengusaha Travel PTC dengan rute Bengkulu–Kepahiang–Curup–Lubuk Linggau, kepada Redaksi Pena-serawai.com, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 17.17 WIB.

Az mengatakan, kelangkaan BBM membuat para pengusaha travel harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengantre di SPBU. Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu operasional kendaraan dan berdampak terhadap jumlah penumpang.

“Kelangkaan BBM ini sangat berdampak kepada kami pengusaha travel. Antrean bisa sampai berjam-jam, sehingga perjalanan terganggu dan penumpang juga menjadi sepi,” ujar Az.

Menurutnya, kondisi tersebut bukan hanya dirasakan oleh dirinya, tetapi juga oleh sejumlah rekan sesama pengusaha travel yang menjalankan trayek antarkota.

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi persoalan kelangkaan BBM agar aktivitas transportasi masyarakat dan dunia usaha dapat kembali berjalan normal.

Az juga menyebut adanya dugaan bahwa kelangkaan BBM berkaitan dengan kondisi alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu yang mengalami pendangkalan, sehingga kapal pengangkut BBM disebut-sebut mengalami kendala untuk bersandar dan melakukan bongkar muat.

Namun, terkait dugaan tersebut, diperlukan klarifikasi dan informasi resmi dari pihak berwenang untuk memastikan penyebab sebenarnya dari kelangkaan BBM yang terjadi.

“Kami mewakili kawan-kawan satu profesi berharap persoalan ini segera mendapat perhatian. Kondisi seperti ini sangat merugikan kami karena operasional travel menjadi terganggu,” tegasnya.

Kelangkaan BBM tersebut kini menjadi perhatian masyarakat karena tidak hanya menyangkut kebutuhan kendaraan pribadi, tetapi juga berpengaruh terhadap sektor transportasi umum dan usaha travel yang menjadi salah satu sarana mobilitas masyarakat antarkabupaten.

Para pengusaha travel berharap pemerintah, Pertamina, pengelola SPBU serta pihak terkait dapat segera memastikan ketersediaan dan distribusi BBM agar masyarakat tidak lagi harus menghabiskan waktu berjam-jam dalam antrean. (Salman)

Redaksi Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page