Alaku
Alaku

KORI, BUSER YANG TAK GENTAR! Aktif Ungkap Kasus Kejahatan, Tetap Pegang Teguh Kewajiban Ibadah

Rejang Lebong, Pena-serawai.com Nama Ersandiansyah atau yang akrab disapa Kori dikenal sebagai salah satu personel kepolisian yang aktif dalam pengungkapan berbagai kasus kejahatan di wilayah hukum Polsek Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Sebagai anggota kepolisian yang bertugas di lapangan, Kori dikenal tegas dalam menghadapi pelaku kejahatan yang dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Sikap tegas tersebut tidak membuat Kori melupakan sisi lain dari kehidupannya. Di tengah kesibukan menjalankan tugas bersama tim, ia tetap berupaya menjalankan kewajiban ibadah, khususnya salat lima waktu.

Menurut Kori, menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Namun, kewajiban beribadah kepada Tuhan juga tidak boleh ditinggalkan.

“Ya, tugas itu utama, tetapi yang paling utama juga salat. Saya dan teman-teman selalu berupaya untuk bisa tepat waktu salat. Bila masih ada waktu salat saat itu, sesegera mungkin kami melaksanakannya. Salat tidak boleh ditinggalkan karena itu juga kewajiban kita,” kata Kori.

Sebelum bertugas di Polsek Sindang Kelingi, Kori juga memiliki pengalaman dalam pengungkapan sejumlah kasus ketika menjadi anggota Buser Satreskrim Polres Rejang Lebong.

Salah satu kasus yang pernah diungkapnya adalah pencurian dengan kekerasan dengan sasaran nasabah bank atau modus pecah kaca. Kasus tersebut terjadi di wilayah Provinsi Jambi dan menimpa warga Kabupaten Sarolangun dengan kerugian uang tunai mencapai Rp750 juta.

Dalam kasus tersebut, pelaku berhasil ditangkap di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Selain itu, Kori bersama tim juga mengungkap kasus Perampokan Konter HP di Simpang Lebong dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan masyarakat di wilayah Rejang Lebong

Kori menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus bukan merupakan hasil kerja seorang diri. Setiap proses penyelidikan dan penangkapan dilakukan bersama tim dengan mengerahkan kemampuan, tenaga, serta koordinasi di lapangan

Mengungkap kasus itu bersama tim. Kalau tidak bersama tim, pastinya saya juga mengalami kesulitan Segala upaya, pikiran, doa dan tenaga dikeluarkan agar suatu kasus bisa terungkap,” pungkasnya. (Salman)

Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page