REJANG LEBONG, PENA-SERAWAI.COM – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan desa ditunjukkan masyarakat Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan ini berlokasi di dusun V, Melalui swadaya masyarakat, pelebaran badan jalan menuju permukiman warga dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) kini tengah dilaksanakan dan disambut penuh antusias oleh warga setempat.

Pelebaran jalan tersebut menjadi bukti nyata kebersamaan masyarakat. Selain menghibahkan sebagian tanah milik mereka secara sukarela tanpa meminta ganti rugi, warga juga mendapat dukungan dari pengusaha lokal, Selamat Riadi atau yang akrab disapa “Man Ayam”, yang bertindak sebagai donatur dengan membiayai penyewaan alat berat menggunakan dana pribadinya.

Kepala Desa Air Meles Bawah, Suprojo, saat ditemui di lokasi pekerjaan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat bersyukur atas bantuan Bapak Selamat Riadi (Man Ayam) yang telah menjadi donatur sehingga pelebaran jalan ini bisa terlaksana. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menghibahkan tanah mereka tanpa meminta imbalan. Ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa demi kemajuan desa. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan mereka dengan rezeki yang berlimpah,” ujar Suprojo.

Menurutnya, jalan yang diperlebar memiliki panjang sekitar 1,3 kilometer dengan lebar mencapai 6 meter. Setelah proses pelebaran selesai, pemerintah desa berencana melanjutkan pembangunan saluran drainase atau siring guna mengantisipasi genangan air saat musim hujan.
Sementara itu, salah satu anggota Badan Musyawarah Adat (BMA) Desa Air Meles Bawah, Selamat Winardi, mengaku bangga melihat tingginya semangat masyarakat dalam mendukung pembangunan tersebut.

“Masyarakat sangat mendukung kegiatan ini. Pelebaran jalan ini murni hasil swadaya masyarakat yang juga mendapat dukungan dari Bapak Man Ayam. Semoga semua pihak yang telah membantu diberikan kesehatan dan rezeki yang melimpah,” katanya.
Manfaat pelebaran jalan juga dirasakan langsung oleh warga. Piska Irawan, salah seorang warga yang rumahnya berada di sepanjang jalur pelebaran, mengaku senang karena akses di depan rumahnya kini menjadi lebih luas dan nyaman.

“Kami sangat berterima kasih karena jalan di depan rumah sekarang sudah jauh lebih lebar. Kami juga telah menghibahkan tanah seluas sekitar 1,5 meter x 10 meter untuk kepentingan jalan ini tanpa meminta ganti rugi sedikit pun. Ini demi kepentingan bersama,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Kijan, warga yang telah menetap di kawasan tersebut selama kurang lebih empat tahun. Ia menuturkan bahwa sebelum dilakukan pelebaran, kondisi jalan sangat sempit dan sering tergenang saat musim hujan.

“Dulu jalan ini sangat sempit sehingga menyulitkan aktivitas warga. Saat hujan turun, genangan air sering membuat akses keluar masuk menjadi sulit. Karena itu kami dengan ikhlas menghibahkan tanah seluas sekitar 1,5 meter x 30 meter tanpa paksaan dan tanpa meminta ganti rugi. Kami bersyukur sekarang jalan sudah jauh lebih baik,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dusun V, Brigit Burnio, mengapresiasi seluruh warga yang telah mendukung program pelebaran jalan tersebut.

“Saya sangat bersyukur karena warga kompak mendukung kegiatan ini dan bersedia menghibahkan sebagian tanah mereka. Dengan jalan yang lebih lebar, kendaraan roda dua maupun roda empat akan lebih mudah menuju rumah warga dan TPU tanpa hambatan seperti sebelumnya,” jelas Brigit.
Pelebaran badan jalan di Dusun V ini menjadi contoh nyata keberhasilan pembangunan berbasis swadaya masyarakat. Dengan dukungan warga dan donatur lokal, akses yang selama ini menjadi kendala kini mulai teratasi, sekaligus membuka peluang bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan pelayanan sosial masyarakat Desa Air Meles Bawah ke depan. (Salman)
Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat














