Alaku
Alaku

Sekretariat Silat Rejang Pat Petulai Jadi Benteng Pemuda dari Pergaulan Buruk

REJANG LEBONG, PENA-SERAWAI.COM – Sekretariat Perguruan Pencak Silat Rejang Pat Petulai di Kabupaten Rejang Lebong menjadi salah satu wadah positif bagi anak-anak dan pemuda untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat.

Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya pergaulan negatif, tawuran, hingga aktivitas geng motor di wilayah Curup dan sekitarnya, para pemuda justru memilih memanfaatkan waktu mereka dengan berlatih pencak silat sekaligus mempererat tali persaudaraan.

Kegiatan tersebut dilakukan secara mandiri di Sekretariat Rejang Pat Petulai. Para anak-anak dan pemuda berkumpul untuk mengikuti latihan bela diri, membangun kedisiplinan, serta mengembangkan karakter melalui nilai-nilai budaya dan adat Rejang.

Latihan pencak silat yang dilakukan tidak sekadar bertujuan meningkatkan kemampuan bela diri. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembentukan karakter agar generasi muda memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, saling menghormati dan mampu menjaga diri dari pengaruh lingkungan yang negatif.

Pencak silat yang menjadi bagian dari warisan budaya daerah juga dimanfaatkan sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai luhur adat Rejang kepada generasi penerus.

Para peserta diajarkan bahwa kemampuan bela diri harus diiringi dengan sikap rendah hati dan tidak digunakan untuk melakukan tindakan yang merugikan orang lain.

Di tengah berbagai persoalan sosial yang dapat memengaruhi generasi muda, keberadaan Sekretariat Rejang Pat Petulai menjadi contoh bahwa lingkungan yang positif dapat dibangun melalui inisiatif masyarakat dan pemuda itu sendiri.

Alih-alih menghabiskan waktu dengan aktivitas yang tidak bermanfaat, anak-anak dan pemuda memilih mengisi malam dengan latihan jurus, olahraga, serta kegiatan bersama yang membangun.

Selain melatih fisik, kebersamaan di lingkungan perguruan juga memperkuat rasa persaudaraan antarpeserta. Nilai-nilai seperti saling menghormati, rendah hati, disiplin dan keberanian untuk membela kebenaran menjadi bagian yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Sekretariat Rejang Pat Petulai diharapkan tidak hanya menjadi tempat latihan silat, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda yang mampu memberikan alternatif kegiatan positif di tengah perkembangan lingkungan sosial.

Kehadiran wadah seperti ini menunjukkan bahwa olahraga dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Generasi muda tidak hanya dibekali kemampuan fisik, tetapi juga diarahkan agar memiliki kepribadian yang kuat serta memahami nilai-nilai budaya daerah.

Dengan semangat melestarikan pencak silat dan adat Rejang, Perguruan Rejang Pat Petulai berupaya menjadikan generasi muda sebagai pribadi yang tangguh, berdisiplin, berbudi luhur, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. (Salman)

Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat

👉 FOLLOW FB. Sahabat MEDIA PENA Serawai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page