Alaku
Alaku

Rp21,5 Juta Diserahkan, 20 Karung Kopi Tak Kunjung Ada, Warga Air Lanang Diduga Jadi Korban Penipuan

REJANG LEBONG, Pena-serawai.com — Seorang warga Desa Air Lanang, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong, diduga menjadi korban penipuan dengan modus jual beli kopi. Korban disebut mengalami kerugian mencapai Rp21.500.000.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 18.23 WIB. Terduga pelaku diketahui bernama Redo, yang mengaku sebagai warga RT 02, Kelurahan Timbul Rejo.

Informasi tersebut disampaikan Cecep, yang mengaku sebagai pihak keluarga korban, kepada redaksi Pena-serawai.com sekitar pukul 20.05 WIB.

Menurut keterangan Cecep, kejadian bermula ketika Redo menawarkan kopi kepada korban sebanyak sekitar 20 karung. Karena korban merasa telah mengenal Redo dan percaya dengan keberadaan kopi tersebut, transaksi kemudian disepakati.

Korban (Giran)bersama dua rekannya, kemudian mendatangi lokasi yang disebut Redo sebagai tempat tinggalnya di wilayah RT 02 Kelurahan Timbul Rejo.

Dalam transaksi tersebut, uang sebesar Rp21.500.000 diserahkan kepada Redo. Namun setelah menerima uang, Redo disebut meminta korban menunggu sebentar dengan alasan hendak mengambil sertifikat.

Namun, setelah ditunggu hingga kurang lebih satu jam, Redo tidak kunjung kembali.

Merasa curiga, Giran bersama dua rekannya kemudian mendatangi dan menggedor rumah yang sebelumnya ditunjukkan oleh Redo. Namun, warga di lokasi menyebut bahwa rumah tersebut ternyata bukan rumah milik Redo, melainkan rumah orang lain.

Pihak keluarga korban pun kini berupaya mencari keberadaan Redo untuk meminta pertanggungjawaban atas uang yang telah diserahkan.

Cecep berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan pria yang disebut bernama Redo/Fajar Namora bin Yan Latif dapat memberikan informasi kepada pihak keluarga.

“Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaannya, kami berharap dapat menghubungi saya,” ujar Cecep.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak yang memberikan informasi mengenai keberadaan yang bersangkutan akan diberikan imbalan, dengan menghubungi nomor 0813-7770-8087.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai dugaan penipuan tersebut masih berdasarkan keterangan pihak keluarga korban. Pena-serawai.com belum memperoleh konfirmasi langsung dari Redo maupun pihak lain yang disebut dalam kejadian tersebut.

Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page