REJANG LEBONG, Pena-serawai.com — SMK Negeri 1 Rejang Lebong terus mendorong penguatan kualitas lulusan agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, regional dan nasional, tetapi juga menembus pasar kerja global.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Program SMK Go Global dan SMK Mendunia yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kepala SMKN 1 Rejang Lebong, Dr. Asep Suparman, tersebut diikuti guru dan siswa SMKN 1 Rejang Lebong. Sosialisasi juga diakses oleh para kepala SMK serta jaringan Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK se-Provinsi Bengkulu.
Program ini dinilai penting sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem penyiapan talenta lulusan SMK yang memiliki kompetensi, karakter, serta kesiapan memasuki dunia kerja, termasuk peluang kerja di luar negeri yang resmi, aman dan terlindungi.

Sosialisasi dibuka oleh H. Zulhendri, S.Sos., M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, yang diwakili Rainer Atu, SE., MM., selaku Kabid SMK Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu.
Dalam kegiatan tersebut, hadir empat narasumber yang memberikan pemaparan mengenai peluang dan strategi pengembangan karier lulusan SMK.
Narasumber pertama, Dr. Dwi Susanto, SE., M.Si., selaku Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, menyampaikan materi mengenai Program Direktif Presiden Prabowo, SMK Go Global.

Program tersebut diarahkan untuk membuka wawasan dan peluang bagi lulusan SMK agar dapat memanfaatkan kesempatan kerja di luar negeri secara resmi dengan tetap mengedepankan aspek perlindungan dan keselamatan pekerja migran.
Narasumber kedua, Sartana, S.Pd., Kepala Subdirektorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Kerja, Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, memaparkan program SMK Mendunia.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterkaitan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia kerja sehingga kompetensi lulusan semakin relevan dengan tuntutan pasar kerja.
Sementara itu, narasumber ketiga berasal dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan, yang wilayah kerjanya meliputi Sumatera Selatan, Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung. Dalam kegiatan tersebut, BP3MI Sumsel diwakili Hermin Rahayu Pertiwi, selaku Ketua Tim Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri.
Narasumber keempat merupakan perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, yakni Tri Okta, selaku Kabid Penempatan dan Perluasan Peluang Kerja.
Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab yang dimoderatori langsung oleh Dr. Asep Suparman, Kepala SMKN 1 Rejang Lebong.
Sesi tersebut berlangsung interaktif. Para kepala sekolah dan Ketua BKK SMK se-Provinsi Bengkulu berkesempatan menggali informasi mengenai peluang kerja, mekanisme penempatan, serta pentingnya memastikan lulusan memperoleh akses terhadap peluang kerja yang legal, resmi, aman dan mendapatkan perlindungan.
Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut. Sosialisasi dinilai memberikan tambahan wawasan sekaligus membuka perspektif baru bagi sekolah, guru, siswa dan pengelola BKK mengenai peluang pengembangan karier lulusan SMK di tingkat global.
Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Rejang Lebong menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya mencetak lulusan yang terampil dan kompeten, tetapi juga membangun ekosistem penyiapan talenta SMK yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja masa depan serta memiliki daya saing di pasar kerja global.
👉 FOLLOW FB. Sahabat MEDIA PENA Serawai













