REJANG LEBONG, PENA-SERAWAI.COM – Semangat baru mewarnai jajaran Satuan Samapta Polres Rejang Lebong. Di bawah kepemimpinan Kasat Samapta IPTU Arief Abdullah, S.Sos., M.Si., hadir Tim BONTE, tim khusus yang diproyeksikan menjadi kekuatan siaga cepat, solid, dan serba bisa dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus hadir di tengah masyarakat.
Tim BONTE dibentuk pada era kepemimpinan IPTU Arief Abdullah sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas, kesiapsiagaan, respons cepat, serta kemampuan personel dalam menghadapi berbagai kebutuhan operasional di wilayah hukum Polres Rejang Lebong.
Bukan sekadar nama, BONTE membawa filosofi yang menjadi karakter utama personelnya, yakni Berani, Optimis, Netral, Tangguh, dan Empati. Filosofi tersebut menjadi semangat bagi personel untuk menjalankan tugas secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Nama BONTE juga disebut memiliki makna dalam bahasa Bugis/Makassar yang dikaitkan dengan pasir serta filosofi kekuatan dan kekokohan. Makna tersebut kemudian menjadi simbol karakter tim yang diharapkan mampu berdiri kokoh menghadapi berbagai tantangan tugas, namun tetap dekat dan merakyat.
Identitas Tim BONTE diperkuat melalui logo yang sarat makna. Warna hitam dan kuning merepresentasikan ketegasan dan kehormatan. Sementara kepalan tangan dan tameng menjadi simbol kesiapan, kekuatan, sekaligus perlindungan terhadap masyarakat.
Tulisan BONTE merepresentasikan kekompakan dan semangat satu komando. Adapun tiga bintang dalam logo dimaknai sebagai simbol yang berkaitan dengan nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya Polri.
Dengan identitas tersebut, Tim BONTE diarahkan tidak hanya menjadi kelompok personel yang siap bergerak ketika dibutuhkan, tetapi juga menjadi bagian dari wajah pelayanan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaan tugas, Tim BONTE ditargetkan mampu mendukung berbagai kegiatan operasional, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, merespons situasi yang membutuhkan kehadiran personel, serta berkontribusi dalam upaya pencegahan kriminalitas.
Salah satu perhatian yang disebut menjadi target tim adalah membantu upaya pemberantasan gang motor dan mencegah berbagai potensi aksi kriminalitas yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.
Namun kekuatan Tim BONTE tidak hanya diarahkan pada tugas operasional. Dimensi sosial kemasyarakatan juga menjadi bagian penting dari kiprahnya melalui kegiatan bakti sosial, pembinaan, serta keterlibatan dalam kegiatan masyarakat.
Konsep tersebut menempatkan ketegasan dan pendekatan humanis sebagai dua sisi yang berjalan beriringan: tegas ketika menghadapi gangguan keamanan, tetapi tetap mengedepankan kepedulian ketika berhadapan dengan masyarakat.
Ke depan, Tim BONTE ditargetkan dapat menjadi tim percontohan yang memiliki disiplin, kecepatan respons, kemampuan operasional, serta kepedulian sosial.
Semangat yang dibangun adalah “Maju Terus – Pantang Mundur”, dengan harapan seluruh personel mampu menjaga kekompakan, profesionalisme, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Lebih dari sekadar tim khusus, BONTE diharapkan menjadi representasi semangat baru Sat Samapta Polres Rejang Lebong: kuat ketika menghadapi tantangan, cepat ketika masyarakat membutuhkan, dan humanis ketika hadir di tengah rakyat.
Dengan semangat satu komando dan soliditas personel, Tim BONTE diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan pendukung dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Rejang Lebong serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
BONTE bukan hanya tentang kekuatan di lapangan. BONTE adalah tentang keberanian untuk bertindak, ketangguhan menghadapi tantangan, dan empati untuk tetap dekat dengan masyarakat. (Salman)
Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat
👉 FOLLOW FB. Sahabat MEDIA PENA Serawai













