Rejang Lebong, Pena-Serawai.com – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi kapan saja, baik di lingkungan rumah tangga, pertokoan, maupun area padat penduduk. Imbauan tersebut disampaikan melalui edukasi keselamatan kebakaran yang menekankan pentingnya tindakan cepat, tepat, dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong, Andi Ferdian, SE, M.Ak., menegaskan bahwa kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah kebakaran agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar.
“Api kecil jika dibiarkan akan menjadi besar. Karena itu masyarakat harus selalu waspada, memastikan instalasi listrik aman, mematikan kompor atau gas setelah digunakan, dan segera menghubungi petugas Damkar apabila terjadi kebakaran,” ujarnya.
Dalam imbauannya, Damkar Rejang Lebong mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat Damkar di nomor 0732-21113 jika terjadi kebakaran. Petugas Damkar siap siaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melakukan langkah-langkah penyelamatan awal seperti mematikan aliran listrik dan gas, menggunakan APAR apabila api masih kecil, serta segera mengevakuasi diri dan keluarga ke tempat yang aman, terutama anak-anak dan lansia.
Di sisi lain, Damkar Rejang Lebong juga mengingatkan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat kebakaran terjadi, seperti panik berlebihan, kembali masuk ke dalam rumah yang terbakar, menghalangi akses mobil pemadam, hingga menyebarkan informasi hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Andi Ferdian, SE, M.Ak., juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan akses jalan kepada kendaraan pemadam kebakaran saat bertugas di lapangan. Menurutnya, keterlambatan beberapa menit saja dapat menentukan keselamatan jiwa maupun harta benda warga.
“Setiap detik sangat berarti saat petugas menuju lokasi kebakaran. Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan memberikan jalan agar proses pemadaman berjalan cepat dan maksimal,” tambahnya.
Melalui edukasi ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong berharap budaya sadar bahaya kebakaran semakin meningkat di tengah masyarakat, sehingga risiko kebakaran dapat diminimalisir dan keselamatan warga lebih terjamin. (Salman)














