Rejang Lebong – Masyarakat Desa Duku Ilir, Kecamatan Curup Timur, melaksanakan pembentukan panitia sekaligus voting Pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa yang berlangsung di Balai Desa Duku Ilir, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini digelar melalui musyawarah masyarakat desa dengan kesepakatan bersama bahwa sistem pemilihan menggunakan mekanisme satu Kepala Keluarga (KK) satu suara. Skema ini dinilai mampu merepresentasikan aspirasi warga secara adil dan merata.

Proses pembentukan panitia hingga pelaksanaan pemungutan suara berlangsung tertib, aman, dan penuh nuansa kebersamaan. Aparat dari Polres Rejang Lebong bersama Babinsa Kodim 0409/Rejang Lebong turut melakukan pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif selama tahapan berlangsung.
Selain itu, Camat Curup Timur beserta jajaran juga hadir untuk memantau langsung jalannya proses demokrasi di tingkat desa tersebut, sekaligus memberikan dukungan agar kegiatan berjalan sesuai aturan.
Dalam pemilihan tersebut, terdapat tiga kandidat yang bersaing, yakni Fauzi Iskandar, Z. Harini Hd, dan Ali. Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dilakukan secara terbuka, Ali berhasil meraih suara terbanyak dan unggul dari dua kandidat lainnya.

Usai pelaksanaan voting, Ketua Tim Pemenangan Ali, Rusli AB, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Duku Ilir yang telah berpartisipasi aktif serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dengan baik. Kemenangan ini bukan hanya milik tim atau individu, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Desa Duku Ilir. Mari kita jaga persatuan dan bersama-sama membangun desa ke arah yang lebih baik,” ujar Rusli AB.
Sementara itu, Ali saat ditemui di kediamannya bersama sang istri, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Duku Ilir. Amanah ini bukan hal yang ringan, namun saya berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Mari kita tinggalkan perbedaan pilihan dan bersatu kembali demi kemajuan desa yang kita cintai,” ungkapnya.
Ali juga menegaskan komitmennya untuk membuka ruang partisipasi bagi seluruh elemen masyarakat dalam memberikan masukan demi pembangunan Desa Duku Ilir yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa semangat demokrasi di tingkat desa tetap terjaga dengan baik. Kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi terlihat dari proses yang berlangsung damai, menjunjung tinggi kebersamaan, serta mengedepankan persatuan di tengah perbedaan pilihan. (Salman)














