Alaku
Alaku

Dugaan Penyimpangan Dana BOS SMAN 4 Rejang Lebong Masih Proses Pemeriksaan Inspektorat

Rejang Lebong – Pena Serawai. Dugaan penyimpangan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2024 di lingkungan SMA Negeri 4 Rejang Lebong kini menjadi perhatian publik. Perkara tersebut saat ini masih dalam tahap pemeriksaan oleh Inspektorat Kabupaten Rejang Lebong.

Kepala SMAN 4 Rejang Lebong, Budi Harta, saat dikonfirmasi awak media pena-serawai.com di ruang kerjanya pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 11.18 WIB, membenarkan adanya Temuan Ganti Rugi (TGR) terkait penggunaan dana BOS di sekolah yang dipimpinnya.

“TGR itu memang ada, tetapi nilainya tidak besar, cuma lebih dari seratus juta rupiah. Namun temuan tersebut menjadi tanggung jawab komite sekolah, bukan tanggung jawab saya selaku kepala sekolah,” ujar Budi Harta.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihak sekolah bersikap kooperatif terhadap proses pemeriksaan yang sedang berjalan. Menurutnya, apabila nantinya temuan tersebut dinyatakan benar dan terbukti secara resmi oleh pihak berwenang, maka pihak sekolah siap bertanggung jawab.

“Apabila temuan tersebut benar adanya dan terbukti, kami dari pihak pendidik atau guru siap mengembalikan sesuai ketentuan. Saat ini kasusnya masih dalam proses pemeriksaan Inspektorat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Budi Harta menyampaikan bahwa temuan serupa bukan hanya terjadi di SMAN 4 Rejang Lebong. Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diketahuinya, beberapa sekolah lain di Kabupaten Rejang Lebong juga mengalami temuan yang sama.

“Temuan seperti ini hampir terjadi di seluruh di provinsi bengkulu, termasuk SMAN 1 Rejang Lebong dan SMAN 2 Rejang Lebong,” tambahnya.

Pihak Inspektorat belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan tersebut. Proses audit masih terus berjalan untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam pengelolaan dana BOS di SMAN 4 Rejang Lebong, tutup Budi.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas & Dikbud) Provinsi Bengkulu  Rainer Atu, S.E., M.M., saat di konfirmasi Via whatsapp, 11 Januari 2026 pukul 07.54 wib, tapi belum ada respon sama sekali, hingga berita ini tayangkan.

Redaksi : Pena Serawai – Lebih dekat dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page