Alaku
Alaku

Duka di Sungai Sebelat: Korban Hanyut Asal Tanjung Dalam Ditemukan Meninggal Dunia

Bengkulu Utara, Pena-serawai.com – Setelah dua hari pencarian intensif, korban hanyut di aliran Sungai Sebelat, Heri (30), warga Desa Tanjung Dalam Dusun 3 RT 04, Kecamatan Ulok Kupai, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban ditemukan pada Kamis malam, 19 Maret 2026, sekitar pukul 23.00 WIB di aliran Sungai Sebelat, tepatnya di kawasan PLG (Pusat Latihan Gajah). Proses pencarian melibatkan kerja sama sigap antara tim Basarnas, masyarakat setempat, serta Pemerintah Desa Tanjung Dalam.

Upaya pencarian yang berlangsung selama dua hari tersebut membuahkan hasil setelah tim gabungan menyisir aliran sungai secara intensif. Penemuan korban disambut duka mendalam oleh keluarga dan warga desa.

Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi dan dibawa pulang ke Desa Tanjung Dalam untuk disemayamkan dan dimakamkan di TPU setempat.

Kasi Pemerintahan Desa Tanjung Dalam, Ali Amron, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas, khususnya ketika harus menyeberangi sungai.

“Jenazah sudah ditemukan di kisaran aliran Sungai Sebelat. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menyeberangi sungai, terutama saat beraktivitas di dalam hutan,” ujarnya.

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat luas akan bahaya aliran sungai yang tampak tenang di permukaan, namun memiliki arus deras di bagian dalam. Kondisi tersebut kerap menipu dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Pemerintah desa juga menegaskan larangan bagi masyarakat untuk menyeberangi sungai dalam kondisi apa pun tanpa memperhatikan faktor keselamatan.

Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga agar masyarakat lebih waspada dan mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas, terutama di wilayah yang memiliki potensi bahaya alam. (SS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page