Alaku
Alaku

Festival Durian Rejang Lebong 2026: Promosi Komoditas, Dorong Ekonomi, Dekatkan Pelayanan

Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sukses menggelar Festival Durian 2026 selama tiga hari, sejak 18 hingga 20 Januari 2026, bertempat di Lapangan Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong dan mendapat sambutan antusias dari ribuan warga yang memadati lokasi sejak hari pertama.

Festival Durian 2026 menjadi ajang promosi komoditas unggulan daerah sekaligus ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat. Beragam varietas durian khas Rejang Lebong dipamerkan dan dapat dinikmati langsung oleh pengunjung, dengan cita rasa legit, aroma kuat, serta kualitas yang dinilai mampu bersaing di tingkat nasional.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, selama tiga hari, yakni 18–20 Januari 2026.

Tidak hanya menjadi perayaan durian sebagai ikon daerah, festival ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong membuka layanan pelayanan publik terpadu di lokasi acara, salah satunya pelayanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Melalui layanan Dukcapil di area festival, warga dapat mengurus dokumen identitas seperti KTP dan administrasi kependudukan lainnya tanpa harus datang langsung ke kantor dinas. Langkah ini dinilai efektif, pro-rakyat, serta mampu menghemat waktu dan biaya masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam tertib administrasi kependudukan.

Puncak acara digelar pada Selasa (20/1/2026) dengan agenda penutupan Festival Durian yang dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba durian terbaik. Penilaian lomba dilakukan secara profesional dengan indikator rasa, tekstur, aroma, dan tampilan buah, sebagai bentuk pembuktian kualitas durian Rejang Lebong.

Sejumlah warga yang hadir menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong atas terselenggaranya festival tersebut. Menurut mereka, kegiatan ini membuka peluang besar bagi petani dan pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan durian Rejang Lebong ke tingkat nasional, bahkan berpotensi menembus pasar yang lebih luas.

Festival Durian 2026 juga dinilai berhasil mendorong perputaran ekonomi lokal, mulai dari petani durian, pedagang UMKM, hingga sektor jasa di sekitar lokasi kegiatan. Lebih dari itu, festival ini memperkuat branding Rejang Lebong sebagai salah satu sentra durian unggulan di Indonesia.

Dengan konsep yang memadukan promosi komoditas, hiburan rakyat, dan pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menunjukkan komitmen menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ke depan, Festival Durian diharapkan dapat menjadi agenda tahunan dengan kualitas dan skala yang terus meningkat. (Salman)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page