Alaku
Alaku

Hujan Deras Picu Banjir di Rejang Lebong, RPH dan Sejumlah Permukiman Warga Terendam

Rejang Lebong – Pena Serawai. Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Rejang Lebong pada Kamis malam (8/1/2026) mengakibatkan luapan air sungai di sejumlah titik. Banjir tersebut merendam badan jalan, Rumah Potong Hewan (RPH), serta permukiman warga di beberapa kelurahan di wilayah Kecamatan Curup dan sekitarnya.

Peristiwa banjir terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, dipicu tingginya debit air sungai yang tidak mampu menampung aliran air hujan. Akibatnya, air meluap ke jalan raya dan masuk ke rumah-rumah warga.

Kegiatan evakuasi dan penanganan banjir dipimpin langsung oleh Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, S.E., M.AP., didampingi Wakapolres Rejang Lebong KOMPOL Risdianta, S.H., M.H. Penanganan bencana ini melibatkan unsur Polres Rejang Lebong, Brimob Yon A Curup, Basarnas, BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Damkar, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, banjir terjadi di beberapa titik dengan dampak yang bervariasi, di antaranya:

1. Jalan Sapta Marga Pasar Hewan, Kelurahan Talang Rimbo Lama.

Luapan sungai setinggi ±1 meter menggenangi badan jalan, Rumah Potong Hewan (RPH), serta kandang ternak.

• Dua unit gedung RPH terendam air hingga setinggi 1 meter.

• Kandang ternak milik Riki Erlando terendam, dengan sekitar 60 ekor sapi dan kerbau terdampak.

2. Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Curup
Air setinggi ±30 cm menggenangi jalan dan masuk ke permukiman warga.

3. Jalan Umum Gang LDII, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup
Luapan air setinggi ±30 cm mengganggu akses jalan dan merendam rumah warga.

4. Kelurahan Kepala Siring, Kecamatan Curup
Air setinggi ±30 cm menggenangi badan jalan dan permukiman.

5. Kelurahan Air Putih Lama, Kecamatan Curup
Luapan sungai setinggi ±50 cm masuk ke rumah-rumah warga.

6. Kelurahan Air Putih Baru, Kecamatan Curup Selatan
Air setinggi ±50 cm menggenangi permukiman, dengan sedikitnya 15 warga terdampak secara langsung.

Dalam upaya penanggulangan, petugas gabungan melakukan sejumlah langkah, antara lain:

• Pembersihan material banjir dan sampah di lokasi terdampak.

• Pengaturan arus lalu lintas oleh Satlantas dan Sat Samapta Polres Rejang Lebong.

• Pendataan warga terdampak serta monitoring lokasi rawan banjir.

• Imbauan kepada warga untuk mengungsi sementara guna mengantisipasi banjir susulan.

• Normalisasi aliran sungai menggunakan alat berat di titik-titik kritis.

Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, diperparah oleh tumpukan sampah di aliran sungai yang menghambat laju air. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir menyebabkan kerugian materil berupa kerusakan rumah dan perabotan warga. Hingga saat ini, total kerugian masih dalam proses pendataan.

Kegiatan evakuasi, pembersihan, dan normalisasi aliran sungai di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) rampung pada Jumat dini hari (9/1/2026) sekitar pukul 02.45 WIB. Kondisi aliran sungai dilaporkan telah kembali normal dan air mulai surut.

Pemerintah daerah bersama aparat terkait mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak membuang sampah ke sungai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Salman)

Sumber : Humas Polres Rejang Lebong

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page