Alaku
Alaku

Kebakaran Dini Hari di Sinar Gunung Hanguskan Rumah Permanen, Kerugian Capai Rp200 Juta

Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Peristiwa kebakaran mengejutkan warga Desa Sinar Gunung, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong pada Senin (16/3/2026) dini hari. Sebuah rumah permanen milik warga dilaporkan hangus dilalap si jago merah sekitar pukul 02.50 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan kebakaran pertama kali disampaikan oleh masyarakat setempat yang melihat kobaran api dari rumah milik Japar (50) bersama istrinya, Nisa. Rumah permanen berukuran sekitar 10 x 20 meter persegi itu dengan cepat dilahap api sehingga memicu kepanikan warga sekitar.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian dengan respon time sekitar lima menit setelah laporan diterima. Satu unit mobil pemadam kebakaran (MPK) segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting arus listrik yang kemudian memicu api hingga membakar sebagian besar bangunan rumah.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta akibat kerusakan bangunan dan barang-barang di dalam rumah.

Proses pemadaman turut dibantu oleh masyarakat sekitar yang bahu-membahu membantu petugas agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Setelah berjibaku memadamkan api selama kurang lebih 40 menit, situasi akhirnya berhasil dikendalikan. Pada pukul 03.30 WIB kondisi dinyatakan aman dan terkendali.

“Situasi sudah hijau dan api berhasil dipadamkan. Selanjutnya seluruh anggota kembali ke pos masing-masing,” demikian laporan dari petugas di lapangan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dinilai penting untuk mencegah terjadinya insiden serupa di kemudian hari. (Salman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page