Alaku
Alaku

Miris dan Menggugah! Pak Ambia Terbaring Lumpuh, Kepedulian Pemerintah Dipertanyakan

Rejang Lebong, Pena-serawai.com — Di tengah keterbatasan hidup yang dijalani masyarakat kecil, kisah pilu datang dari seorang lansia bernama Pak Ambia, warga Desa Kota Pagu Lama, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Di usia senjanya, Pak Ambia harus menjalani hari-hari dengan kondisi lumpuh dan hidup dalam keterbatasan ekonomi yang sangat memprihatinkan.

Pak Ambia diketahui tinggal bersama anaknya di sebuah rumah kecil sederhana dengan kondisi yang jauh dari kata layak. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, keluarga tersebut hanya mengandalkan penghasilan sang anak yang bekerja sebagai buruh tukang jemur padi. Penghasilan yang tidak menentu menjadi satu-satunya harapan demi mempertahankan kebutuhan makan dan keberlangsungan hidup mereka.

Penyakit lumpuh yang diderita Pak Ambia membuat dirinya kini hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur. Aktivitas yang dahulu dapat dilakukan dengan mandiri, kini harus bergantung penuh kepada anaknya yang juga hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Saat awak media Pena-serawai.com berkunjung langsung ke kediamannya, kondisi Pak Ambia terlihat sangat memprihatinkan. Rumah sederhana yang ditempati menjadi saksi perjuangan hidup seorang lansia yang seolah luput dari perhatian. Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai kepedulian dan perhatian terhadap warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan dan penanganan serius.

Kondisi yang dialami Pak Ambia diharapkan dapat membuka mata hati pemerintah daerah maupun dinas terkait agar lebih peka terhadap masyarakat kecil yang hidup dalam kesulitan. Kehadiran bantuan nyata, baik dari segi kesehatan, sosial, maupun kebutuhan dasar lainnya, sangat dibutuhkan agar masyarakat seperti Pak Ambia tidak merasa sendiri menghadapi kerasnya kehidupan.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang membutuhkan perhatian serius, terutama lansia sakit dan keluarga kurang mampu yang hidup di bawah garis keterbatasan. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat segera turun tangan memberikan bantuan dan solusi nyata demi meringankan beban hidup yang mereka alami.

Di tengah kondisi tersebut, Pak Ambia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polres Rejang Lebong, khususnya Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H., yang telah memberikan bantuan berupa kursi roda dan sembako kepada dirinya.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata yang sangat berarti bagi Pak Ambia dan keluarganya di tengah kondisi hidup yang serba sulit. (Salman)

Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page