Rejang Lebong, Pena-Serawai.co.id — Aksi cepat aparat kepolisian kembali mencegah potensi konflik remaja yang dapat berujung fatal. Dua kelompok remaja di wilayah Curup Utara nyaris terlibat tawuran pada Kamis malam (sekira pukul 20.30 WIB), sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh jajaran Polres Rejang Lebong.
Dipimpin oleh , tim piket Pamapta bersama piket fungsi langsung bergerak cepat (gercep) menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat terkait adanya indikasi tawuran di Simpang Prambanan, kelurahan Tunas Harapan, Curup Utara.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati sejumlah remaja yang telah berkumpul dan diduga kuat bersiap untuk melakukan aksi tawuran. Tanpa menunggu situasi berkembang, aparat langsung mengamankan para remaja tersebut dan melakukan pemeriksaan di tempat.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah barang yang terindikasi akan digunakan dalam aksi tawuran. Kedua kelompok remaja itu kemudian dikumpulkan untuk diberikan pembinaan secara humanis.
IPDA Felisya Tania Ali menegaskan, pendekatan persuasif menjadi prioritas dalam penanganan kasus ini, mengingat para pelaku masih berusia remaja dan membutuhkan pembinaan, bukan sekadar penindakan.

Adapun langkah-langkah yang diambil aparat antara lain:
• Mengamankan barang bukti yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
• Membuat surat pernyataan dari kedua belah pihak yang disaksikan kepala desa setempat
• Mengembalikan para remaja kepada orang tua masing-masing untuk dibina lebih lanjut.
“Upaya ini dilakukan agar para remaja tidak mengulangi perbuatannya serta menyadari dampak negatif dari tindakan tawuran,” ujar IPDA Felisya.
Situasi di lokasi dilaporkan kondusif setelah penanganan tersebut. Polres Rejang Lebong juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.

Langkah sigap ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mencegah potensi konflik sosial sejak dini. (Salman)
Sumber : Humas Polres Rejang Lebong














