Alaku
Alaku

Ketika Jabatan Menelan Kejujuran

Puisi *Ketika Jabatan Menelan Kejujuran*

Karya: Helda Heldi Salman
Media: Pena Serawai

Wahai… pemimpin…
dulu engkau bicara tentang amanah,
tentang kejujuran,
tentang tanggung jawab.

Namun kini…
kata-katamu hanya tinggal bayang-bayang,
hilang…
ditelan ambisi dan kepentingan diri.

Engkau duduk di kursi kekuasaan,
namun lupa… bahwa kursi itu bukan milikmu!
Itu titipan,
dari mereka yang percaya,
dari kami… yang berharap.

Tanganmu kini menggenggam lebih dari seharusnya,
dan kejujuran,
yang dulu menjadi janji,
telah kau jual…
pada harga keserakahan.

Lembaga ini bukan singgasana pribadimu!
Ini rumah bersama,
tempat cita, tempat asa,
tempat keadilan seharusnya bernaung!

Kami tak menuntut sanjungan,
kami hanya ingin nurani bicara,
agar lembaga ini tak terus tenggelam
oleh kesombongan dan kepura-puraan.

Sebab pemimpin sejati…
tak diukur dari jabatan,
melainkan dari keberanian menjaga kebenaran.

Dan hari ini…
kami bersuara!
Bukan untuk menjatuhkanmu,
tapi agar engkau sadar
jabatanmu telah menelan kejujuran
yang dulu… kami percayakan padamu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page