Alaku
Alaku

RSUD Rejang Lebong Perkuat Layanan, Targetkan Peran Strategis sebagai Rujukan Regional

Rejang Lebong, Pena-serawai.com Upaya peningkatan kapasitas terus dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rejang Lebong. Rumah sakit milik pemerintah daerah ini tengah mempersiapkan diri untuk memperkuat perannya sebagai fasilitas kesehatan rujukan regional di Provinsi Bengkulu.

Langkah pembenahan dilakukan melalui sejumlah strategi, di antaranya penambahan dokter spesialis serta kesiapan sarana untuk mendukung pengoperasian alat kesehatan bantuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Rejang Lebong, drg. Asep Setia Budiman, menjelaskan bahwa sebagai rumah sakit rujukan, pelayanan kesehatan harus ditopang oleh sumber daya manusia yang memadai serta fasilitas yang sesuai standar.

Menurutnya, RSUD Rejang Lebong tidak hanya melayani masyarakat dari wilayah kabupaten setempat, tetapi juga menerima pasien rujukan dari sejumlah daerah sekitar. Karena itu, kesiapan layanan harus diperkuat dari berbagai aspek.

“RSUD Rejang Lebong merupakan rumah sakit rujukan regional yang menerima pasien dari puskesmas di kabupaten ini maupun daerah tetangga. Artinya pelayanan harus disiapkan secara menyeluruh, baik dari sisi sarana maupun SDM,” ujar Asep saat dikonfirmasi baru-baru ini.

Ia menambahkan, salah satu langkah yang telah dilakukan manajemen rumah sakit adalah memperkuat tenaga medis spesialis. Saat ini RSUD Rejang Lebong telah menambah tiga dokter spesialis baru, yakni spesialis THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan), spesialis mata, serta spesialis patologi anatomi.

Kehadiran tenaga spesialis tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mengurangi ketergantungan rujukan pasien ke rumah sakit di luar daerah.

“Dengan tambahan dokter spesialis ini, kita berharap masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih lengkap di RSUD Rejang Lebong sehingga tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain,” kata Asep.

Selain penguatan sumber daya manusia, pihak rumah sakit juga tengah mempersiapkan diri untuk menerima bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI. Bantuan tersebut meliputi pengadaan CT Scan, Cathlab atau laboratorium kateterisasi jantung, hingga alat Mamografi.

Asep menjelaskan, program pengadaan alat kesehatan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat bagi rumah sakit daerah yang membutuhkan peningkatan fasilitas layanan medis.

Meski sebelumnya direncanakan sejak tahun lalu, proses pengadaan saat ini masih dalam tahap persiapan. RSUD Rejang Lebong sedang melengkapi sejumlah persyaratan teknis serta sarana prasarana pendukung sebelum alat-alat tersebut didatangkan.

“Program ini berasal dari kementerian. Saat ini masih berproses karena ada beberapa hal teknis yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Setelah sarana dan prasarana siap, barulah alatnya akan dikirim,” jelasnya.

Apabila seluruh fasilitas tersebut telah tersedia, keberadaan unit Cathlab dan CT Scan diyakini akan meningkatkan kemampuan RSUD Rejang Lebong dalam menangani kasus medis yang membutuhkan diagnostik lanjutan, termasuk penyakit jantung. ( Salman )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page