Alaku
Alaku

Swadaya dan Gotong Royong, Warga Dusun 3 Desa Bengko Bangun Jalan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi dana, semangat kebersamaan masyarakat Desa Bengko, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, patut diapresiasi. Bersama Kepala Desa Bengko, Budiono, warga Dusun 3 bergotong royong melaksanakan pembangunan jalan melalui swadaya masyarakat.

Pembangunan jalan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kondisi infrastruktur lingkungan yang menjadi akses penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan keterbatasan dana yang tersedia, masyarakat berinisiatif menghimpun biaya secara swadaya, sedangkan proses pengerjaannya dilakukan secara bersama-sama.

Berdasarkan dokumentasi kegiatan, terlihat sejumlah warga turun langsung ke lokasi pembangunan. Dengan menggunakan sekop dan gerobak dorong, mereka bahu-membahu mengangkut material serta meratakan permukaan jalan di antara deretan rumah warga.

Kekompakan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Warga tidak hanya menunggu pembangunan dari pemerintah, tetapi juga mengambil bagian secara langsung dalam mewujudkan akses jalan yang lebih baik.

Apresiasi turut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Sindang Dataran, yang akrab disapa Pak Endi, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp. Ia mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Bengko, khususnya Kepala Desa Budiono yang bersama warganya tetap berupaya melaksanakan pembangunan jalan meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Sementara itu, Anto, salah seorang warga yang dipercaya menjadi koordinator swadaya, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bengko atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Ia juga mengapresiasi seluruh warga Dusun 3 yang telah menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan selama proses pengerjaan berlangsung.

Menurut Anto, kebersamaan dan kerja keras masyarakat kini mulai membuahkan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan dan gotong royong masyarakat, pembangunan jalan ini dapat terlaksana. Jalan kami sekarang sudah mulus,” ungkap Anto.

Pembangunan jalan melalui swadaya masyarakat ini menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran bukan berarti menghilangkan semangat untuk membangun desa. Dengan dukungan pemerintah desa serta partisipasi aktif masyarakat, kebutuhan infrastruktur lingkungan dapat diupayakan melalui kebersamaan.

Semangat gotong royong tersebut diharapkan terus terpelihara sehingga dapat menjadi contoh positif bagi lingkungan lainnya dalam mendukung pembangunan desa. (Salman)

Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat.

✅ Ikuti Facebook kami:📲 Sahabat MEDIA PENA Seramai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page