Alaku
Alaku

23 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, 139 Petani Bukit Basah Gotong Royong Perbaiki Jalan Kebun Secara Swadaya

Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Ratusan petani yang tergabung dalam kelompok tani kawasan Bukit Basah menggelar kegiatan gotong royong untuk memperbaiki akses jalan menuju lahan perkebunan mereka, Minggu (16/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kekecewaan warga terhadap kondisi jalan yang dinilai telah lama terabaikan.

Sebanyak 139 petani dari beberapa desa turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka bahu-membahu memperbaiki jalan yang selama ini menjadi akses utama menuju kebun dan sumber mata pencaharian keluarga.

Ketua kelompok tani, Arman, yang hadir dalam kegiatan gotong royong tersebut mengatakan bahwa kondisi jalan Bukit Basah sudah sangat memprihatinkan. Meski pernah dilakukan pengerjaan dasar atau didoser sekitar 23 tahun lalu, hingga kini jalan tersebut belum mendapatkan pembangunan lanjutan dan masih berupa tanah kuning.

Akibatnya, saat musim hujan jalan menjadi licin dan sulit dilalui, sementara pada musim kemarau kondisi jalan berdebu dan berlubang, sehingga menghambat aktivitas para petani dalam mengangkut hasil perkebunan.

Salah seorang warga gotong royong yang menghubungi redaksi Pena-serawai.com mengungkapkan bahwa kekesalan para petani sudah lama dirasakan. Menurutnya, jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat yang setiap hari digunakan untuk menuju kebun.

“Sudah 23 tahun jalan ini hanya didoser dan sampai sekarang belum ada pembangunan yang berarti. Padahal jalan ini menjadi akses utama kami mencari nafkah untuk keluarga. Karena itu kami sepakat bergotong royong memperbaiki semampu kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh petani yang memiliki lahan di kawasan Bukit Basah berharap Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur tersebut.

“Kami berharap pemerintah tidak menutup mata. Jalan Bukit Basah ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi akses menuju kebun dan sumber penghasilan kami. Kami hanya ingin jalan yang layak agar aktivitas pertanian bisa berjalan lebih baik,” tambahnya.

Melalui kegiatan gotong royong tersebut, para petani menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan serta akses ekonomi mereka. Namun demikian, warga berharap upaya swadaya yang dilakukan saat ini dapat menjadi perhatian pemerintah untuk merealisasikan pembangunan jalan yang lebih permanen demi mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Bukit Basah. (Salman)

Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih dekat dengan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page