Alaku
Alaku

Dibina Polsek Bermani Ulu, Desa Sumber Rejo Transad Melaju ke Final SADESAHE Provinsi Bengkulu

 

Rejang Lebong – Pena Serawai. Desa Sumber Rejo Transad, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, menjadi salah satu desa yang berhasil menunjukkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Satu Desa Satu Hektare (SADESAHE) menanam jagung yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu pada tahun 2025.

Desa ini tercatat sebagai salah satu dari lebih dari 1.200 desa dan kelurahan se-Provinsi Bengkulu yang mengikuti lomba SADESAHE yang diinisiasi langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dan mulai dilaksanakan sejak Agustus 2025. Dalam pelaksanaannya, Desa Sumber Rejo Transad mendapatkan pembinaan langsung dari Polsek Bermani Ulu.

Untuk Kabupaten Rejang Lebong sendiri, sebanyak 105 desa dan kelurahan turut ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Setelah melalui tahapan monitoring dan evaluasi (monev) oleh Tim Juri Kabupaten dan Provinsi, kemudian dilanjutkan dengan penjurian tingkat kabupaten, terpilih tiga desa dengan nilai tertinggi untuk mewakili Rejang Lebong ke tingkat provinsi.

Adapun tiga desa yang berhasil meraih nilai tertinggi dari Tim Juri Kabupaten Rejang Lebong yakni Desa Sumber Rejo Transad, Desa Tanjung Aur, dan Desa Seguring.

Penjurian tingkat provinsi telah dilaksanakan oleh Tim Juri Provinsi Bengkulu pada Jumat, 19 Desember 2025. Namun hingga saat ini, hasil final lomba SADESAHE masih menunggu pengumuman resmi, mengingat Tim Juri Provinsi masih melakukan penilaian di 10 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Bengkulu.

Kapolsek Bermani Ulu, IPTU Ronal Pasaribu, S.H., M.H., saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 13.47 WIB, menyampaikan bahwa keberhasilan Desa Sumber Rejo Transad menembus tiga besar merupakan hasil dari kerja keras dan kebersamaan semua pihak.

“Desa Sumber Rejo Transad dalam perlombaan SADESAHE ini dibina langsung oleh Polsek Bermani Ulu. Capaian ini merupakan buah dari semangat gotong royong, kebersamaan antara pemerintah desa, masyarakat, dan semua pihak terkait. Dengan kerja keras dan kekompakan, insya Allah akan mendapatkan hasil yang baik,” ujar IPTU Ronal Pasaribu.

 

Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan Polsek Bermani Ulu dalam pembinaan desa merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih produktif dan mandiri secara ekonomi.

Program SADESAHE diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui optimalisasi lahan pertanian, khususnya komoditas jagung, serta menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah di Provinsi Bengkulu. ( salman)

Redaksi : Pena Serawai – Lebih Dekat Dengan Masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page