Alaku
Alaku

Gerak Cepat Pemerintah Desa, TNI-Polri, dan Warga Tangani Banjir–Longsor di Cawang Lama

Rejang Lebong – Pena Serawai
Bencana banjir dan longsor yang melanda Desa Cawang Lama, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, pada Minggu, 22 Desember 2025, mendapat penanganan cepat dan terpadu. Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut memicu luapan air dan longsoran tanah, berdampak pada permukiman warga.

Respons sigap ditunjukkan oleh Kepala Desa Cawang Lama, Ishak, yang langsung turun ke lokasi bencana untuk memimpin penanganan darurat. Bersama perangkat desa dan masyarakat, ia mengoordinasikan kegiatan gotong royong guna membersihkan material lumpur dan longsoran tanah yang menutup rumah warga serta akses lingkungan.

Penanganan bencana ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari Pemerintah Desa Cawang Lama, masyarakat setempat, BPBD Kabupaten Rejang Lebong, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga Brimob Detasemen B Kompi A. Sebanyak 20 personel Brimob diterjunkan langsung ke lokasi di bawah komando Danki 2A IPTU Ali Imran, S.H., untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan.

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya empat rumah warga terdampak, masing-masing milik Senot, Cik Nung, Sakri, dan Ujang Gawir. Beberapa rumah mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor dan genangan air, sehingga memerlukan penanganan segera agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.

Sejak pagi hari, seluruh unsur yang terlibat bekerja bahu-membahu membersihkan lumpur, tanah, dan puing-puing sisa banjir. Proses penanganan berlangsung aman dan tertib, dengan semangat kebersamaan yang mencerminkan kuatnya nilai gotong royong di tengah masyarakat Desa Cawang Lama.

Kepala Desa Cawang Lama, Ishak, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu warganya menghadapi musibah tersebut.
“Pemerintah Desa Cawang Lama dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada BPBD Rejang Lebong, jajaran TNI-Polri, khususnya Brimob Batalyon A Pelopor Polda Bengkulu wilayah Rejang Lebong, serta seluruh warga yang telah bergotong royong. Sinergi ini sangat berarti bagi kami dalam mempercepat pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Sementara itu, Danki 2A Brimob IPTU Ali Imran, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan personel Brimob merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
“Kehadiran kami di lokasi adalah bagian dari tanggung jawab Polri untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga apa yang kami lakukan dapat meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan lingkungan,” katanya.

IPTU Ali Imran juga mengimbau masyarakat Kabupaten Rejang Lebong agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, agar selalu waspada. Jika melihat tanda-tanda alam berbahaya seperti retakan tanah, pergerakan lereng, atau kenaikan debit air secara tiba-tiba, segera laporkan kepada pemerintah desa, BPBD, atau aparat setempat. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Kegiatan gotong royong lintas sektor ini tidak hanya menjadi langkah pemulihan pascabencana, tetapi juga mencerminkan kuatnya solidaritas sosial dan kepedulian antarwarga. Pemerintah Desa Cawang Lama mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya di tengah musim hujan yang masih berlangsung.

Redaksi : Pena Serawai – Lebih dekat dengan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page