Rejang Lebong – Pena Serawai
Rejang Lebong, 11 November 2025 — Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan oleh Kepolisian Daerah Bengkulu. Bertempat di Desa Karang Jaya, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si. bersama Ibu Kapolda Bengkulu Ny. Yanti Mardiyono memimpin kegiatan Ground Breaking peletakan batu pertama Program Bedah Rumah dan Bakti Sosial Polda Bengkulu untuk masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.40 WIB ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polda Bengkulu dan Forkopimda Kabupaten Rejang Lebong, di antaranya Plt. Irwasda Polda Bengkulu Kombes Pol. Agung Kurniawan, S.I.K., Karo SDM Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H., Karo Log Kombes Pol. Didi Wahyudi, S.I.K., M.M., Kabid Humas Kombes Pol. Andy Pramudya Wardana, S.I.K., M.M., M.A.P., dan Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H. beserta Ibu Ny. Fitta Florentus Situngkir.

Turut hadir pula Wakil Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., Kajari Rejang Lebong Kiki Yonata, S.H., M.H., Ketua DPRD Juliansyah Yayan, Ketua Pengadilan Negeri Curup Surtiyono, S.H., M.H., Ketua Baznas Faisal Nazarudin, S.Sos., serta tokoh agama, adat, dan masyarakat Desa Karang Jaya.
Dalam sambutannya, Kades Karang Jaya, Cahyo Purnomo, S.Pd., mewakili keluarga penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Kapolda Bengkulu dan seluruh pihak yang telah menyalurkan bantuan kepada warganya yang terkena musibah kebakaran pada 13 Oktober 2025 lalu.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda dan seluruh jajaran. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga Bapak Sarwadi yang rumahnya habis terbakar. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan memberikan keberkahan untuk kita semua,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa program Bedah Rumah ini merupakan hasil dari inisiatif anggota Polri melalui program Sedekah Sriduri (Seribu Dua Ribu). Setiap anggota Polda Bengkulu menyisihkan minimal Rp 2.000 setiap hari, dan dari sekitar 7.000 anggota, terkumpul dana sekitar Rp 200 juta hingga Rp 250 juta setiap bulan.
“Program ini murni gerakan sosial dari hati anggota Polri. Selain itu, kami juga mendapat dukungan dari UPZ Polda Bengkulu, Baznas Provinsi dan Kabupaten Rejang Lebong, REI, PT Pelindo, serta donatur lainnya,” ujar Kapolda.
Program ini sendiri merupakan Bedah Rumah ke-62, dan akan segera dilanjutkan ke proyek berikutnya. Polda Bengkulu menargetkan pembangunan 3 hingga 4 rumah setiap bulan, baik bagi masyarakat yang membutuhkan maupun bagi anggota Polri yang tinggal di asrama kurang layak.

Kapolda menegaskan bahwa program Bedah Rumah bukan sekadar membangun tempat tinggal, tetapi juga membangun semangat dan harapan baru bagi keluarga penerima.
“Rumah ini bukan hanya dinding dan atap, melainkan simbol kasih dan kepedulian. Semoga menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan penuh berkah bagi keluarga yang menerima,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menumbuhkan budaya gotong royong.
“Kita harus terus bersinergi dalam kebaikan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridai setiap langkah kita dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda Bengkulu, pemberian santunan sosial, serta foto bersama seluruh tamu undangan.
Acara berjalan dengan khidmat dan penuh kehangatan hingga pukul 11.20 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Redaksi Pena Serawai
Lebih Dekat dengan Masyarakat














