Alaku
Alaku

Klarifikasi Resmi Kampus: Direktur Cup 2026 Politeknik Rafflesia Tanpa Paksaan dan Pungutan

Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Pihak Politeknik Rafflesia secara tegas membantah informasi yang beredar di salah satu media sosial terkait dugaan adanya pemaksaan terhadap mahasiswa serta pengumpulan dana dalam pelaksanaan kegiatan Direktur Cup Politeknik Rafflesia Tahun 2026 yang digelar di GOR Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

Isu yang beredar sebelumnya menyebutkan bahwa mahasiswa diwajibkan mengikuti maupun menonton perlombaan olahraga dalam ajang tersebut dengan ancaman sanksi berupa denda hingga penghentian beasiswa. Menanggapi hal itu, pihak kampus menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Guna memastikan kebenaran informasi, awak media Pena-serawai.com mengunjungi Kampus Politeknik Rafflesia pada Jumat, 06 Februari 2026, sekitar pukul 09.18 WIB. Dalam kesempatan tersebut, salah satu perwakilan Politeknik Rafflesia, Dra. Merliana, M.Pd., memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar.

Menurut Merliana, kegiatan Direktur Cup merupakan agenda kemahasiswaan tahunan yang bertujuan untuk mempererat solidaritas, kebersamaan, serta menumbuhkan nilai sportivitas antar mahasiswa melalui berbagai cabang olahraga.

“Kegiatan Direktur Cup adalah agenda positif kemahasiswaan. Keikutsertaan mahasiswa bersifat sukarela dan tidak ada unsur pemaksaan dalam bentuk apa pun,” tegas Dra. Merliana, M.Pd.

Ia juga menegaskan bahwa tidak pernah ada kebijakan kampus yang mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti atau menonton pertandingan, apalagi dengan ancaman sanksi denda maupun penghentian beasiswa.

“Tidak ada kebijakan kampus yang mewajibkan mahasiswa mengikuti atau menonton lomba, apalagi dengan sanksi denda atau ancaman penghentian beasiswa. Informasi tersebut tidak benar,” tambahnya.

Pihak Politeknik Rafflesia berharap agar masyarakat, khususnya civitas akademika, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya serta mengedepankan klarifikasi langsung kepada pihak terkait guna menghindari kesalahpahaman.

Dengan adanya klarifikasi ini, pihak kampus menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan iklim akademik yang sehat, aman, dan kondusif bagi seluruh mahasiswa.(Salman)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page