REJANG LEBONG, PENA-SERAWAI.COM – Upaya melestarikan adat istiadat dan budaya leluhur terus dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong melalui Bidang Kebudayaan. Salah satunya dengan menyiapkan pertunjukan seni tradisional untuk menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Bengkulu di Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Kamis (22/10/2026).
Dalam penyambutan tersebut, Bidang Kebudayaan Dikbud Rejang Lebong menyiapkan tari adat Sekapur Sirih dari Sanggar Bumei Pat Petulai serta penampilan Pencak Silat Rejang Pat Petulai. Kedua kesenian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat Rejang kepada tamu kehormatan sekaligus menunjukkan bahwa tradisi lokal tetap memiliki tempat penting dalam kegiatan resmi pemerintahan.

Penyambutan bernuansa adat ini tidak sekadar menjadi rangkaian acara seremonial, tetapi juga mencerminkan nilai keramahan, sopan santun, penghormatan kepada tamu, serta kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur.
Sekapur Sirih dan Pencak Silat, Simbol Identitas Budaya Rejang
Tari Sekapur Sirih dikenal sebagai bentuk ungkapan selamat datang dan penghormatan kepada tamu. Gerak tari yang anggun serta rangkaian penyambutannya merepresentasikan keramahan masyarakat dalam menerima tamu yang berkunjung ke Tanah Rejang.
Sementara itu, Pencak Silat Rejang Pat Petulai memperkenalkan seni bela diri tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah. Selain mengandung unsur keterampilan bela diri, pencak silat tradisional juga menjadi ruang untuk mengenalkan nilai kedisiplinan, ketekunan, dan penghormatan terhadap tradisi.
Kehadiran kedua kesenian tersebut dalam agenda penyambutan Kajati Bengkulu menjadi kesempatan untuk memperlihatkan identitas budaya Rejang Lebong kepada para pejabat dan tamu yang datang dari luar daerah.

Melalui penampilan seni tradisional, masyarakat diharapkan semakin mengenal kekayaan adat istiadat daerahnya sendiri. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi sanggar seni dan pelaku budaya untuk terus memperkenalkan karya serta tradisi yang diwariskan oleh generasi terdahulu.
Bidang Kebudayaan Dorong Pelestarian Tradisi Tanah Rejang
Bidang Kebudayaan Dikbud Rejang Lebong memiliki peran dalam mendukung pengenalan, pengembangan, dan pelestarian kesenian daerah. Salah satu bentuk pengenalan tersebut dilakukan dengan menghadirkan unsur seni tradisional dalam berbagai kegiatan resmi pemerintahan.
Pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku seni, perguruan pencak silat tradisional, tokoh adat, hingga masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar kebudayaan tidak hanya ditampilkan pada acara tertentu, tetapi juga terus dipelajari, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi muda.
Keterlibatan Sanggar Bumei Pat Petulai dan Pencak Silat Rejang Pat Petulai dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan seni tradisional kepada khalayak yang lebih luas.
Dengan demikian, kegiatan penyambutan tamu kehormatan dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi di tengah perkembangan zaman.

Jajaran Bidang Kebudayaan Dikbud Rejang Lebong
Dalam mendukung kegiatan kebudayaan dan pelestarian adat istiadat daerah, berikut nama-nama jajaran Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong yang dicantumkan dalam informasi kegiatan:
1. Evlin Yulia Sari, S.Si. — Kepala Bidang Kebudayaan.
2. Lukman Supardi, M.Pd.
3. Rizal Fahlepi, S.Sos.
4. Sri Wahyuni, S.M.
5. Sari Santari, A.Md.
6. Yayan Musthofa, S.E.
7. Aprianto.
8. Yasona Yasmi.
9. Joko Aryanto.
10. Lenli Hartati.
Melalui berbagai kegiatan pengenalan seni tradisional, Bidang Kebudayaan Dikbud Rejang Lebong diharapkan terus berkontribusi dalam menjaga identitas budaya masyarakat Rejang agar tetap dikenal dan dihargai oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang.
Pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan pelaku seni, melainkan juga tanggung jawab bersama seluruh masyarakat yang mencintai daerahnya.
Adat dijunjung, budaya dilestarikan, tradisi diwariskan. Semangat inilah yang menjadi bagian penting dalam menjaga kekayaan budaya Tanah Rejang agar tetap hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat Rejang Lebong. (Salman)
Redaksi Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat.
✅ Ikuti Facebook kami:📲 Sahabat MEDIA PENA Serawai
#PenaSerawai #PenaSerawaiCom #RejangLebong #DikbudRejangLebong #BudayaRejang #BumeiPatPetulai #SekapurSirih #PencakSilatRejang #PelestarianBudaya #AdatIstiadat













