REJANG LEBONG, Pena-serawai.com — Salah Salah satu orang tua murid SDN 170 Rejang Lebong, yang berada di Desa Air Pikat, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, mempertanyakan kebijakan sekolah yang menitipkan sementara lima siswa kelas III ke kelas I.
Kebijakan tersebut menjadi perhatian setelah dua dari lima siswa yang sebelumnya mengikuti pembelajaran sementara di kelas I disebut telah pindah ke sekolah dasar di desa tetangga, yakni SDN 93 rejang Lebong
Persoalan ini mencuat setelah awak media Pena-serawai.com bersama Media Investigasinews mendatangi SDN 170 Rejang Lebong untuk meminta penjelasan terkait kondisi tersebut.
Plt. Kepala SDN 170 Rejang Lebong, Meyesnawati, S.Pd.Gr, menjelaskan bahwa penempatan sementara lima siswa kelas III di kelas I bukan dimaksudkan untuk menurunkan kelas mereka secara permanen.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya sekolah untuk mendorong siswa agar lebih termotivasi dalam belajar, khususnya karena kemampuan membaca sejumlah siswa dinilai masih perlu ditingkatkan.
“Anak-anak ini kemarin semuanya menerima kami titip sementara di kelas I. Tujuannya agar siswa tersebut tidak betah sehingga ada minat untuk belajar,” ujar Meyesnawati saat dikonfirmasi.
Ia mengatakan, pihak sekolah sebelumnya telah memanggil para orang tua siswa melalui surat resmi untuk mencari solusi bersama terkait perkembangan pendidikan anak-anak tersebut.
Namun, menurut Meyesnawati, tidak seluruh orang tua memenuhi panggilan sekolah. Ada orang tua yang datang untuk berdiskusi, sementara sebagian lainnya disebut tidak hadir meskipun telah dipanggil.
Meyesnawati menegaskan, pendidikan anak membutuhkan kerja sama antara pihak sekolah dan orang tua. Menurutnya, waktu siswa berada di sekolah terbatas sehingga pendampingan belajar di rumah juga sangat diperlukan.
“Pihak sekolah kan di sekolah cuma sebentar dan harus ada timbal baliknya di rumah. Kalau kami guru, bolehlah kami mengajari anak kelas I dan II untuk mengeja, tapi kalau sudah kelas III kami masih mengajari mengeja,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komite SDN 170 Rejang Lebong membenarkan adanya lima siswa yang menjadi perhatian sekolah. Ia juga membenarkan bahwa sebagian siswa tersebut kemudian pindah ke SDN 93.
Di sisi lain, salah satu orang tua murid yang anaknya telah pindah ke SDN 93 mengaku kecewa dengan keputusan sekolah tersebut.
Kepada awak media Pena-serawai.com saat ditemui di kediamannya, orang tua tersebut mengatakan anaknya telah pindah sekitar lima hari yang lalu.
Ia mengaku keberatan karena anaknya yang sebelumnya telah dinyatakan naik dari kelas II ke kelas III kemudian ditempatkan sementara di kelas I.
“Surat panggilan dari pihak sekolah memang ada untuk kami, tapi sangat disayangkan setelah anaknya sudah dititip di kelas I,” ujarnya.
Menurutnya, apabila kemampuan anak memang dianggap belum memenuhi standar untuk mengikuti pembelajaran kelas III, seharusnya persoalan tersebut dibicarakan sejak sebelum kenaikan kelas.
“Seandainya kalau anak saya belum layak untuk naik kelas, lebih baik tidak usah dinaikkan dulu ke kelas III. Kalau seperti ini, menurut saya sebagai orang tua bikin malu, dan anak saya juga merasa malu di sekolah tersebut,” katanya.
Ia juga menunjukkan nilai rapor anaknya kepada awak media saat anaknya duduk di kelas II semester II. Berdasarkan keterangan orang tua tersebut, nilai yang diperoleh antara lain Pendidikan Agama Islam 82, PPKN 74, Bahasa Indonesia 90, Matematika 85, Pendidikan Jasmani 80, Seni Budaya 85 dan Bahasa Inggris 86.
Dengan nilai tersebut, anaknya disebut telah dinyatakan naik ke kelas III.
“Jujur saja saya sangat bingung,” tambahnya.
Persoalan ini kini menjadi perhatian karena menyangkut proses pembelajaran, komunikasi antara sekolah dan orang tua, serta kondisi psikologis siswa. Penyelesaian yang melibatkan pihak sekolah, komite, dan orang tua diharapkan dapat dilakukan secara terbuka demi memastikan setiap anak mendapatkan pendampingan pendidikan sesuai kebutuhan dan tahap perkembangannya.
Pena-serawai.com akan terus mengikuti perkembangan persoalan ini dan memberikan ruang bagi pihak-pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan secara berimbang. (Salman)
Redaksi : Pena-serawai.com – Lebih Dekat Dengan Masyarakat
👉 FOLLOW FB. Sahabat MEDIA PENA Serawai













