Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Keluarga besar Pomparan Raja Silahisabungan Boru, Bere, dan Ibebere se-Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong menggelar Pesta Bona Taon, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Katolik, Jalan DI Panjaitan, Jalan Baru Curup tersebut menjadi wujud syukur atas berkat Tuhan di tahun yang baru, sekaligus ajang silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan (punguan marga) masyarakat Batak di perantauan.

Tradisi Bona Taon bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum menegaskan identitas budaya dan melestarikan adat istiadat leluhur. Dalam kegiatan ini juga disampaikan nasihat (poda) antar generasi tentang pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan yang telah terjalin sejak zaman nenek moyang, dengan semangat saling mengasihi, menghormati, dan menghargai.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Rejang Lebong, , yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Silahisabungan. Kehadirannya disambut hangat oleh seluruh pomparan.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan rasa bangga dapat mengikuti Pesta Bona Taon Pomparan Raja Silahisabungan di Kabupaten Rejang Lebong.
“Ini merupakan satu apresiasi yang luar biasa. Baru pertama kali saya mengikuti kegiatan Bona Taon di Rejang Lebong ini. Begitu kuatnya hubungan yang terjalin antara hula-hula dan boru bere yang memberikan waktu, tenaga, dan pikiran sehingga acara ini dapat berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Semoga ke depan kegiatan ini dapat terus terlaksana dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan,” ujar Situngkir.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, J. Sinurat, mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Silahisabungan yang telah hadir dan berpartisipasi memeriahkan Bona Taon 2026. Ia mengajak seluruh pomparan, baik dongan tubu maupun boru bere, untuk terus membangun komunikasi serta saling bergandengan tangan dalam suka maupun duka.
“Kegiatan Bona Taon ini merupakan wadah silaturahmi dan reuni keluarga besar Pomparan Raja Silahisabungan untuk memperkuat ikatan persaudaraan. Semoga ke depan kegiatan ini dapat berjalan secara berkesinambungan,” sebut Sinurat.
Acara diawali dengan ibadah kebaktian, dilanjutkan prosesi memohon berkat dan izin kepada Tuhan Yang Maha Esa yang diiringi Gondang Batak. Keluarga besar Silahisabungan turut manortor sebagai simbol sukacita dan harapan agar acara berjalan lancar tanpa hambatan.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penghormatan Boru Bere kepada hula-hula atau tulang sebagai bentuk ketaatan dan penghormatan atas nasihat serta tuntunan yang diberikan demi kebaikan bersama.
Kegiatan berlangsung dengan sukses dan penuh kehangatan. Pesta Bona Taon Raja Silahisabungan Boru, Bere, dan Ibebere di Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong diharapkan terus menjadi momentum memperkuat persaudaraan serta menjaga identitas budaya Batak di tanah perantauan. (Salman)














