Alaku
Alaku

PGRI Bengkulu Matangkan Launching PGRI Power, Dorong Guru Kuasai Koding dan Kecerdasan Artifisial

BENGKULU, Pena-serawai.com — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bengkulu terus mematangkan persiapan pelaksanaan Launching PGRI Power Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan guru menghadapi transformasi pendidikan di era kecerdasan artifisial (KA).

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar Minggu, 6 September 2026, mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Guru PGRI Provinsi Bengkulu, Jalan PGRI RT 27 RW 05, Kelurahan Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

Rapat dihadiri jajaran pengurus PGRI Provinsi Bengkulu, pengurus PGRI kabupaten/kota, serta perwakilan SLCC dan APKS. Di antaranya Wakil Ketua I PGRI Provinsi Bengkulu sekaligus Ketua YPLP Provinsi Bengkulu Dr. Paidi, M.Pd., Sekretaris Umum PGRI Provinsi Bengkulu Bimas Yanto, M.Pd., Ketua PSLCC Provinsi Bengkulu Milma Yasmi, serta sejumlah pengurus dan panitia terkait.

Dalam arahannya, Bimas Yanto menegaskan bahwa PGRI sebagai organisasi profesi memiliki tanggung jawab untuk turut meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kesejahteraan guru.

Menurutnya, melalui PGRI Power, PGRI Provinsi Bengkulu akan mengambil bagian dalam gerakan Pelatihan Gerakan 1 Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial.

Program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi para guru untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengintegrasikan koding serta kecerdasan artifisial ke dalam proses pembelajaran.

“Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya inovasi, kolaborasi, dan pembelajaran berkelanjutan di lingkungan satuan pendidikan,” menjadi salah satu poin penting yang disampaikan dalam rapat.

Bimas juga menekankan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapan guru menghadapi perubahan pendidikan yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial.

Melalui pelatihan yang sistematis, aplikatif dan berorientasi praktik, guru diharapkan mampu menghasilkan inovasi pembelajaran berbasis koding dan KA yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta kondisi satuan pendidikan masing-masing.

Sementara itu, Dr. Paidi, M.Pd., menjelaskan bahwa Launching PGRI Power Provinsi Bengkulu mengusung tema “Mewujudkan Guru Inovatif dan Adaptif melalui Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial dan Koding dalam Pembelajaran.”

Kegiatan tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung pada Juli 2026, namun harus mengalami penyesuaian karena bertepatan dengan sejumlah agenda lainnya.

Untuk lokasi pelaksanaan, kegiatan diarahkan berlangsung di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Langkah tersebut diharapkan dapat memperoleh dukungan pimpinan daerah sekaligus memperluas keterlibatan guru dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

Berdasarkan hasil rapat, rangkaian kegiatan sementara dijadwalkan diawali dengan Training of Trainer (ToT) Mentor pada 21 September 2026, kemudian Launching PGRI Power Provinsi Bengkulu pada 22 September 2026.

Namun, pelaksanaan launching masih berada dalam rentang 22–24 September 2026, dengan upaya utama agar dapat terlaksana pada 22 September.

Rangkaian kegiatan direncanakan dimulai dengan pembukaan di Aula Merah Putih, sementara kegiatan pelatihan dilaksanakan di Gedung Guru PGRI Provinsi Bengkulu dan didahului ToT bagi para mentor.

Launching sendiri direncanakan berlangsung selama setengah hari dan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Persiapan Hari Guru Nasional (HGN) pada siang harinya.

Dalam rapat juga disepakati mekanisme persuratan dilakukan secara berjenjang, mulai dari Panitia PGRI Power Pusat, Gubernur Bengkulu, hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.

PGRI Provinsi Bengkulu juga akan segera menindaklanjuti proses persuratan, terutama setelah kepastian jadwal dan lokasi kegiatan ditetapkan.

Selain persiapan launching, rapat turut membahas agenda Hari Guru Nasional (HGN) 2026 yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Lebong pada minggu keempat November 2026. Saat ini, PGRI masih menunggu konfirmasi audiensi dengan Bupati Lebong.

Rapat koordinasi bersama seluruh kabupaten/kota akan dijadwalkan setelah agenda tersebut. Sementara itu, Konferensi Kerja II direncanakan berlangsung pada akhir Desember 2026 atau Januari 2027.

Dalam persiapan PGRI Power, masih terdapat enam kabupaten/kota yang belum mengirimkan data calon mentor beserta SK kepengurusan, yakni Rejang Lebong, Lebong, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, Kaur dan Kota Bengkulu.

PGRI Provinsi Bengkulu akan menindaklanjuti hal tersebut melalui persuratan resmi agar seluruh wilayah dapat segera melengkapi data yang dibutuhkan.

Untuk mendukung kelancaran acara, rapat juga menetapkan sejumlah tim pelaksana. Fenty Hanifa Carolina dipercaya sebagai MC, Afriensi Heni Puspita, M.Pd. sebagai moderator, tim teknis melibatkan SLCC Provinsi dan SLCC kabupaten/kota bersama Admin PGRI Provinsi, sedangkan konsumsi ditangani PGRI Provinsi Bengkulu.

Sementara Linda Silawati bertugas sebagai dirigen, Rediska Yurisforna menangani dokumentasi, dan Alian Hapri ditugaskan dalam penjemputan serta pendampingan PGRI Power Pusat.

Koordinator grup WhatsApp khusus mentor ditetapkan Milma Yasmi dan Yenny Widi Palupi.

Rapat juga menyepakati bahwa koordinasi lanjutan akan dilakukan sebanyak dua kali. Rapat dapat dilaksanakan secara daring setelah koordinasi dengan PGRI pusat, kemudian dilanjutkan rapat teknis menjelang hari pelaksanaan.

Seluruh rangkaian persiapan tersebut diharapkan mampu memastikan Launching PGRI Power Provinsi Bengkulu berjalan tertib, efektif dan memberikan manfaat nyata bagi para guru.

Dengan penguatan kompetensi di bidang koding dan kecerdasan artifisial, PGRI Provinsi Bengkulu menargetkan lahirnya guru yang semakin inovatif, adaptif, kreatif dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Rapat persiapan berlangsung lancar dalam suasana kekeluargaan. Soliditas jajaran PGRI tersebut menjadi modal penting untuk menyukseskan Launching PGRI Power sekaligus memperkuat sinergi peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Bengkulu. (Salman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page