Rejang Lebong, Pena-serawai.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di kawasan Jembatan Gardu, Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebuah truk Hino warna putih bernomor polisi BD 8904 KF yang mengangkut sekitar 21 ton kopi dilaporkan terjun ke sungai setelah diduga mengalami rem blong.
Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP M. Hasan Basri, S.H., menjelaskan bahwa kendaraan tersebut dikemudikan oleh Sopian (56), warga kelurahan Suka Raja, Kecamatan Curup Timur, dengan seorang penumpang bernama Adit (17), pelajar yang juga berdomisili di kelurahan Suka Raja.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sekitar pukul 09.30 WIB kendaraan berangkat dari Curup dengan tujuan Jakarta membawa muatan kopi sebanyak 21 ton. Namun saat melintas di jalur perbatasan Desa Sindang Kelingi dan Desa Kepala Curup, kendaraan diduga mengalami rem blong pada ruas jalan menurun dan menikung.
Akibat hilangnya kendali, truk kemudian melaju tak terkendali hingga akhirnya terjun ke sungai di wilayah Desa Kepala Curup. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Dari kejadian ini tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat. Sopir dan penumpang mengalami luka ringan dan berhasil menyelamatkan diri,” ujar AKP M. Hasan Basri.
Data kepolisian mencatat korban luka ringan sebanyak dua orang, yakni sopir dan penumpang kendaraan. Sementara kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Setelah menerima laporan, personel Satlantas Polres Rejang Lebong langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencari saksi-saksi, mengatur arus lalu lintas, memasang garis polisi (police line), serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.
Saat kejadian berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas relatif sepi. Namun lokasi kecelakaan berada di jalur turunan yang menikung sehingga membutuhkan kewaspadaan ekstra bagi pengendara.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan belum dapat dilakukan. Truk yang masih berada di dasar sungai menunggu bantuan alat berat berupa crane yang sedang diupayakan oleh pemilik kendaraan dan pemilik muatan dari Bengkulu.
Sementara itu, kedua korban dilaporkan selamat dan saat ini berada di rumah warga sekitar untuk mendapatkan perawatan awal. Personel Satlantas Polres Rejang Lebong masih bersiaga di lokasi guna mengamankan TKP dan mengatur kelancaran arus lalu lintas.
Pihak kepolisian juga menyampaikan bahwa laporan polisi resmi terkait kejadian tersebut masih menunggu pihak yang berkepentingan terhadap kendaraan dan muatan yang dibawa. ( Salman )
Sumber : Kasi Humas polres rejang lebong













