Bengkulu Utara – Pena Serawai
Proyek Revitalisasi SD Negeri 185 Bengkulu Utara dengan nilai anggaran sebesar Rp704.800.000 yang bersumber dari APBD melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Bidang Pendidikan, kini menjadi perhatian publik. Pembangunan penambahan gedung sekolah dasar yang berlokasi di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Ulok Kupai, Bengkulu Utara tersebut mengalami keterlambatan pengerjaan.
Keterlambatan itu disebut terjadi akibat kondisi cuaca yang tidak menentu, sehingga proses pengerjaan oleh pihak pemborong tidak dapat berjalan optimal. Atas kondisi tersebut, tim Inspektorat, BPKP, Dinas PU, serta Kabid Pendidikan melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Senin, 24 November 2025.

Peninjauan tersebut difokuskan pada beberapa aspek penting, yakni ketepatan waktu pelaksanaan, mutu pekerjaan, serta standar kualitas bangunan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa proyek yang didanai dari anggaran pemerintah berjalan sesuai aturan dan target.
“Hanya saja terkendala cuaca yang tidak bisa diprediksi sehingga terjadi keterlambatan penyelesaian. Namun kami diberi waktu hingga Sabtu besok,” ujar Jon, Kepala Tukang, saat dikonfirmasi awak media terkait pemeriksaan tim Inspektorat di lapangan.

Masyarakat pun turut memberikan perhatian terhadap proyek ini, mengingat setiap pembangunan yang bersumber dari dana pemerintah wajib diawasi secara ketat demi transparansi dan akuntabilitas.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Inspektorat maupun tim lainnya terkait hasil peninjauan tersebut.
Reporter : SS
Redaksi : Pena Serawai – Lebih Dekat Dengan Masyarakat














