Alaku
Alaku

Solidaritas Tanpa Batas: Persatuan Toke Rejang-Kepahiang-Lebong Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Sumber Urip

REJANG LEBONG, Pena-serawai.com – Bencana angin puting beliung yang melanda Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga menguji rasa kemanusiaan. Merespons musibah tersebut, Persatuan Toke Rejang Lebong – Kepahiang – Lebong turun tangan langsung menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak, Selasa (07/04/2026).

Aksi solidaritas ini dipimpin langsung oleh Ketua Persatuan Toke Rejang Lebong – Kepahiang – Lebong, Bapak Cecep Fernando, yang didampingi oleh Pembina organisasi, Ibu Meilinda (yang juga menjabat sebagai Camat Selupu Rejang), serta puluhan anggota persatuan. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kepala Desa Sumber Urip, Sri Wahyudi, dan jajaran perangkat desa setempat.

Kegiatan penyaluran bantuan dimulai sekitar pukul 16.30 WIB di balai desa dan dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah-rumah warga yang atapnya rusak akibat hantaman angin kencang. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, uang tunai, dan sejumlah material bangunan mendesak untuk perbaikan sementara hunian warga.

Dalam keterangannya di lokasi, Ketua Persatuan Toke Rejang Lebong – Kepahiang – Lebong, Cecep Fernando, menegaskan bahwa aksi ini murni didasari oleh rasa empati dan tanggung jawab sosial anggota persatuan yang mayoritas adalah pedagang dan pengusaha di wilayah Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong.

“Kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kebersamaan kami. Sebagai bagian dari masyarakat yang berkiprah di sektor ekonomi, kami merasa terpanggil untuk berbagi ketika saudara-saudara kami tertimpa musibah. Ini bukan soal besar kecilnya bantuan, melainkan wujud kepedulian kami agar warga bisa segera bangkit,” ujar Cecep Fernando dengan nada tulus.

Cecep juga berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari sambil menunggu bantuan rehabilitasi dari pemerintah daerah. “Semoga apa yang kami berikan ini bermanfaat dan bisa sedikit mengobati luka akibat bencana ini. Kami akan terus memantau dan siap membantu jika dibutuhkan lagi,” tambahnya.

Kehadiran Ibu Meilinda dalam kapasitas ganda, sebagai Pembina Persatuan Toke dan Camat Selupu Rejang, menunjukkan sinergi kuat antara elemen masyarakat sipil dan pemerintah daerah. Ia mengapresiasi inisiatif cepat dari para “Toke” (pedagang/pengusaha) yang tidak menunggu instruksi formal untuk bergerak.

“Saya sangat bangga melihat respons cepat dari Persatuan Toke. Ini membuktikan bahwa di Rejang Lebong, semangat gotong royong masih sangat hidup. Kolaborasi antara pengusaha, pemerintah kecamatan, dan perangkat desa adalah kunci utama pemulihan pasca-bencana,” kata Meilinda saat mendampingi distribusi bantuan.

Hingga sore hari, seluruh bantuan telah tersalurkan kepada puluhan kepala keluarga yang terdampak langsung. Suasana haru terlihat saat warga menerima bantuan, mengucapkan terima kasih atas kepedulian para donatur yang datang langsung menjumpai mereka di tengah puing-puing rumah.

Aksi kemanusiaan Persatuan Toke Rejang Lebong – Kepahiang – Lebong ini menjadi contoh nyata bagi organisasi profesi atau komunitas lainnya di Bengkulu untuk turut serta aktif dalam kegiatan sosial, membuktikan bahwa keberhasilan bisnis harus berjalan beriringan dengan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. ( Salman )

(Redaksi Pena-serawai.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page